Liverpool Bidik Andoni Iraola Gantikan Arne Slot
Manajemen Liverpool bergerak cepat mencari manajer baru dengan membidik pelatih Bournemouth Andoni Iraola setelah memberhentikan Arne Slot pada Sabtu (30/5/2026), dilansir dari Bola.
Pemecatan Arne Slot dilakukan klub setelah sang pelatih melewati musim yang mengecewakan, meski dirinya sempat membawa Liverpool menjuarai Premier League pada musim pertamanya.
Mantan penyerang Liverpool, Emile Heskey, menilai karakter taktis Andoni Iraola sangat tepat untuk mengembalikan identitas permainan agresif The Reds yang sempat memudar.
"Andoni Iraola telah menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan yang dibutuhkan. Dia juga membuktikan dirinya sebagai pelatih yang sangat, sangat cerdas," kata Heskey.
Mantan striker tersebut kemudian menjelaskan fleksibilitas strategi yang dimiliki oleh pelatih asal Spanyol tersebut saat menangani tim di kompetisi.
"Dia pernah memainkan sistem tiga bek, dia juga pernah menggunakan empat bek. Dia tahu bagaimana mengubah pendekatan sesuai kebutuhan," imbuhnya.
Heskey juga mengingatkan adanya perbedaan tekanan besar yang akan dihadapi Iraola jika memimpin publik Anfield dibandingkan dengan klub sebelumnya.
"Satu hal yang harus saya katakan, Bournemouth bukan Liverpool, dan kita sudah berkali-kali melihat situasi seperti ini. Liverpool sedikit berbeda dibandingkan klub-klub lain yang biasanya memberikan waktu lebih banyak kepada pelatih," ujarnya.
Kendati demikian, pria asal Inggris itu tetap memandang positif gaya sepak bola menghibur yang dibawa oleh Iraola untuk para pendukung.
"Jadi, menurut saya, ya, Iraola akan menjadi pilihan yang sangat baik karena gaya bermainnya. Pada akhirnya, sebagai suporter Liverpool, yang kami inginkan adalah sepak bola yang menghibur," lanjutnya.
Perubahan taktik Liverpool pada musim terakhir dinilai Heskey mulai kehilangan daya tarik karena terlalu fokus pada penguasaan bola.
"Itulah yang kami dapatkan bersama Jurgen Klopp. Itulah yang juga kami rasakan pada musim pertama Arne Slot, tetapi kemudian perlahan berubah menjadi permainan yang lebih berfokus pada penguasaan bola," ulas Heskey.
Ia menegaskan kembali hasrat para pendukung setia Liverpool yang merindukan gaya permainan menyerang di lapangan.
"Padahal, kami menginginkan hiburan. Kami ingin tim bermain berani dan menyerang. Iraola memiliki karakter seperti itu," ucapnya.
Selain masalah kursi kepelatihan, Liverpool diperkirakan bakal kembali berbenah di bursa transfer setelah mengeluarkan dana 450 juta paun tahun lalu.
"Saya rasa Liverpool harus sedikit lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka setelah apa yang terjadi musim panas lalu," kata Heskey.
Heskey menekankan bahwa pengeluaran besar yang tidak searah berisiko memberikan tekanan instan bagi manajer baru yang datang.
"Iraola bisa saja datang, menghabiskan begitu banyak uang, tetapi pada akhirnya tetap berada di bawah tekanan."
Menurutnya, proses rekrutmen pemain di Liverpool harus didasarkan pada kebutuhan jangka panjang institusi klub secara keseluruhan.
"Klub seperti Liverpool tidak membeli pemain untuk manajernya. Mereka membeli pemain untuk klub. Anda bisa melihatnya dari sudut pandang yang sama," katanya.
Ia mengingatkan manajemen untuk menetapkan kepastian formasi dan pakem permainan terlebih dahulu sebelum mendatangkan pilar baru.
"Liverpool bisa kembali membeli pemain untuk kebutuhan klub, tetapi tetap ada satu pertanyaan yang harus dijawab: formasi seperti apa yang akan digunakan?"
Heskey menutup pandangannya dengan meminta kejelasan cetak biru taktik Liverpool untuk mengarungi kompetisi musim depan.
"Sebelum Liverpool mengeluarkan uang lebih banyak lagi, harus ada keputusan yang jelas mengenai gaya bermain yang ingin ditampilkan tim pada musim depan," kata Heskey lagi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow