Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Motor Serangan PSG Menjelang Final Liga Champions
Winger Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia menjadi sorotan utama menjelang pertandingan babak final Liga Champions 2025/2026 melawan Arsenal setelah mencatatkan performa luar biasa sepanjang fase gugur musim ini. Pemain asal Georgia tersebut berhasil mencetak gol atau assist dalam tujuh pertandingan babak gugur secara beruntun yang menjadi rekor baru dalam sejarah kompetisi, sebagaimana dilansir dari Bola. Kvaratskhelia kini mengumpulkan total 16 kontribusi gol di Liga Champions musim ini dan menyamai catatan milik Harry Kane serta Kylian Mbappe.
Ketajaman pemain yang didatangkan dari Napoli pada Januari 2025 ini tidak lepas dari peran pelatih PSG, Luis Enrique, yang memberikan peran dinamis dalam sistem permainan tim.
Pelatih PSG Luis Enrique langsung memberikan pandangannya mengenai kualitas dan alasan utama klub memboyong sang pemain ke Paris. "Ia memiliki kemampuan duel satu lawan satu yang hebat dan bisa bermain di dalam maupun sebagai nomor sembilan. Ia mewakili ide fleksibilitas, dengan kemampuannya melakukan overlap dan beradaptasi dengan sistem kami," ujar Luis Enrique.
Kvaratskhelia membuktikan fleksibilitas tersebut melalui aksi individu vertikal saat laga semifinal melawan Bayern Munich di Allianz Arena yang berujung pada gol Ousmane Dembele. Selain kemampuan menyerang yang mematikan, pemain berjuluk Kvaradona ini juga mengalami transformasi besar dalam membantu pertahanan tim secara disiplin.
Strategi bertahan yang diterapkan oleh sang pelatih menuntut kontribusi penuh dari seluruh lini termasuk para pemain depan PSG. "Ia memiliki kapasitas bertahan yang luar biasa; kami membutuhkan sebelas pemain untuk bertahan," kata Luis Enrique. Perubahan gaya bermain ini diakui secara langsung oleh Kvaratskhelia yang merasa kemampuannya tanpa bola meningkat pesat sejak merumput di Prancis.
"Secara teknis saya sama bagusnya ketika di Napoli, tetapi saya berkembang pesat dalam bertahan bersama Luis Enrique. Dengan pelatih ini, kami harus bertahan seperti pemain bertahan," ujar Khvicha Kvaratskhelia.
Kontribusi defensif tersebut kini membuat bek sayap seperti Nuno Mendes dan Achraf Hakimi memiliki keleluasaan lebih untuk membantu serangan PSG.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow