Kevin Keegan Mengaku Tidak Menyukai Sir Alex Ferguson di Depan Publik

Smallest Font
Largest Font

Legenda sepak bola Inggris Kevin Keegan kembali muncul di hadapan publik dengan melontarkan pengakuan bahwa dirinya tidak menyukai mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, pada Rabu (3/6/2026). Pernyataan tersebut disampaikan di panggung King's Lynn Corn Exchange Theatre setelah dirinya didiagnosis menderita kanker stadium empat sekitar lima bulan lalu, seperti dilansir dari Bola.

Keegan yang kini berusia 75 tahun tetap terlihat bugar dan penuh energi saat menyapa para penggemarnya. Dalam acara tersebut, mantan pelatih Newcastle United ini berbicara jujur mengenai persaingan masa lalu dan kondisi kesehatannya saat ini.

Saat membahas kondisi kesehatannya, Keegan sempat mengenang kembali percakapan emosional yang terjadi bersama dokter spesialis yang menangani perawatan kankernya.

"Dokter saya mengatakan tingkat keberhasilannya sekitar tiga dari sepuluh," kata Keegan.

Mantan pemain timnas Inggris ini kemudian memberikan tanggapan bernada humor terhadap penjelasan tim medis mengenai peluang kesembuhannya tersebut.

"Saya bilang kepadanya, kalau dia seorang striker dan hanya mencetak gol tiga kali dari sepuluh peluang, saya pasti akan mencoretnya dari tim. Tapi sejauh ini, apa pun yang dia lakukan kepada saya, ternyata berhasil," lanjut Keegan.

Selain membahas masalah kesehatan, Keegan juga menjawab pertanyaan penonton mengenai momen wawancara ikonik pada musim 1995/1996 saat Newcastle United bersaing sengit dengan Manchester United dalam perebutan juara Premier League.

Keegan mengakui bahwa dirinya merasa asing saat melihat kembali rekaman video kemarahan emosionalnya yang dipicu oleh tekanan psikologis dari Ferguson.

"Saya berkata: siapa orang itu?" tutur Keegan.

Cuplikan wawancara di saluran Sky Sports tersebut hingga kini tetap menjadi salah satu momen non-pertandingan paling terkenal dalam sejarah sepak bola Inggris.

"Saya benar-benar tidak merasa itu saya. Bahkan suaranya pun tidak terdengar seperti saya," imbuh Keegan.

Persaingan ketat pada pertengahan era 1990-an itu tampaknya meninggalkan luka mendalam bagi Keegan akibat permainan pikiran yang kerap dilontarkan oleh manajer asal Skotlandia tersebut.

"Saya tidak menyukai Alex Ferguson. Meski tentu saja saya sangat menghormati semua pencapaiannya sebagai seorang manajer," kata Keegan.

Keegan menegaskan bahwa dirinya tetap menaruh rasa hormat yang tinggi atas segala prestasi besar yang telah diraih Ferguson di dunia sepak bola. Namun, ia merasa rasa hormat terhadap pencapaian karier seseorang tidak mengharuskan dirinya untuk menyukai pribadi mantan rivalnya tersebut.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed