Jadon Sancho Bebas Transfer Usai Kontrak di Manchester United Habis
Masa depan Jadon Sancho kini menjadi teka-teki setelah kontraknya bersama Manchester United resmi berakhir pada Juni lalu. Seperti dilansir dari Bola, winger asal Inggris tersebut bebas menentukan klub baru untuk kelanjutan kariernya. Klub asal Qatar, Al Rayyan, sempat membuka pembicaraan sekitar tiga pekan lalu.
Namun, proses diskusi tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius sehingga kepindahan ke Timur Tengah belum menemui kejelasan. Situasi ini membuat peluang Sancho untuk membalas kariernya tetap terbuka lebar. Opsi bermain di liga-liga Eropa maupun menjajal kompetisi di Timur Tengah masih sama-sama realistis untuk diambil sang pemain.
Sancho sebelumnya diboyong Setan Merah dari Borussia Dortmund pada 2021 dengan biaya fantastis mencapai £73 juta atau sekitar Rp 1,75 triliun. Sayangnya, performa pemain bersangkutan dinilai tidak sebanding dengan harga transfernya yang tinggi.
Sepanjang masa bakti di Old Trafford, Sancho mencatatkan 83 penampilan dengan torehan 12 gol dan enam assist. Hubungannya yang merenggang dengan manajer Erik ten Hag bahkan sempat membuatnya terdepak ke tim U-21 pada awal musim 2023/2024. Guna mendapat menit bermain, ia menjalani beberapa periode peminjaman ke Borussia Dortmund, Chelsea, hingga Aston Villa. Meskipun meraih gelar Conference League bersama Chelsea serta Liga Europa saat berkostum Aston Villa, tidak ada klub yang mempermanenkan statusnya.
Performa Sancho saat berseragam Aston Villa musim lalu juga terbilang kurang memuaskan. Ia hanya sanggup mengemas satu gol dan tiga assist dari total 39 laga yang dimainkan di semua kompetisi. Mantan penyerang Watford, Troy Deeney, menilai deretan masa sulit di Manchester United memberikan dampak psikologis mendalam bagi Sancho. Pengalaman pahit itu diyakini berpotensi mengubah cara pandang sang winger terhadap dunia sepak bola profesional.
"Saya bertanya-tanya apakah Jadon bisa menerima pilihan-pilihan hidupnya dalam jangka panjang," ujar Deeney. "Ketika Anda memiliki bakat, kepindahan, dan kesempatan sebesar yang ia miliki, tentu ada potensi penyesalan." Deeney juga menyoroti penurunan motivasi yang mungkin dialami sang pemain pasca-periode kelam di Old Trafford. "Saya merasa masa di Manchester United mungkin telah mengurangi kecintaannya terhadap sepak bola," kata Deeney.
Ia menduga prioritas sang winger kini mungkin bergeser. Mengambil tawaran bernilai tinggi dari klub Timur Tengah bisa menjadi opsi logis untuk memulai babak baru, di samping tetap mempertimbangkan tawaran yang datang dari klub-klub Eropa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow