India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 Akibat Bentrok Laga Brasil
Federasi Sepak Bola India memilih mundur dari kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini diambil akibat jadwal turnamen berbenturan dengan laga uji coba melawan Timnas Brasil, sebagaimana dilansir dari Bola. Pengurus sepak bola India sebenarnya berusaha mencari jalan tengah untuk menyiasati jadwal bentrok tersebut.
Mereka berencana membagi kekuatan tim nasional demi dapat tampil pada kedua agenda penting tersebut. Laporan India Sports Hub menyebutkan, "Salah satu solusi yang sempat dijajaki AIFF adalah mengirimkan skuad U-23 atau tim 'B' ke FIFA ASEAN Cup, sementara tim senior difokuskan untuk menghadapi Brasil."
Namun, usulan pengiriman tim kelompok umur tersebut mendapat penolakan tegas dari induk organisasi sepak bola dunia. FIFA mewajibkan seluruh peserta menurunkan tim senior utama pada ajang internasional resmi ini.
"Namun, menurut informasi yang diperoleh, FIFA menolak permintaan tersebut dan mewajibkan partisipasi penuh dari tim nasional senior. Hal ini membuat AIFF dihadapkan pada keputusan yang jelas namun berat: berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup perdana dengan tim senior atau mundur sepenuhnya dari turnamen," lanjut laporan tersebut. Langkah penarikan diri ini diyakini mendatangkan kerugian besar bagi perkembangan sepak bola India. Turnamen antarnegara Asia Tenggara ini telah terdaftar secara resmi dalam kalender kompetisi internasional FIFA.
India Sports Hub melaporkan, "India kini terancam melewatkan edisi perdana yang bersejarah ini jika AIFF memprioritaskan laga melawan Brasil, yang akan menjadi salah satu pertandingan internasional paling bergengsi dalam kalender sepak bola India baru-baru ini." Gelaran edisi perdana FIFA ASEAN Cup bakal diikuti oleh 14 negara peserta. Seluruh tim peserta akan dibagi ke dalam dua kasta berdasarkan peringkat resmi terbaru dari FIFA.
Kasta tertinggi kompetisi ini dinamakan Divisi Utama atau Premier Division. Kategori ini diisi oleh delapan tim terbaik yang terbagi ke dalam dua grup berbeda, masing-masing dihuni empat negara. Timnas Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara babak penyisihan Divisi Utama.
Sementara itu, pertandingan untuk Divisi Tantangan atau Challenge Division dipusatkan di Hong Kong. Sistem kompetisi turnamen ini terbilang unik dibanding kejuaraan sepak bola konvensional pada umumnya. Panitia penyelenggara memutuskan untuk meniadakan babak semifinal bagi para peserta turnamen.
Tim yang berhasil mengakhiri fase grup sebagai juara di masing-masing divisi berhak mengamankan tiket. Setiap juara grup akan langsung melaju untuk berlaga pada babak final turnamen ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow