Frenkie de Jong Alami Cedera Lutut Serius Usai Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, terpaksa absen menjelang bergulirnya musim baru akibat mengalami cedera lutut serius yang dialaminya saat membela tim nasional Belanda pada ajang Piala Dunia 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pemeriksaan medis awal yang dilakukan di kamp tim nasional Belanda sempat menunjukkan bahwa cedera tersebut ringan. Namun, pemindaian lanjutan setelah De Jong kembali ke Barcelona mengonfirmasi bahwa kondisi lutut sang pemain jauh lebih parah dari perkiraan semula.

Pemain berusia 29 tahun itu menyatakan kekecewaannya karena tidak dapat mendampingi klub dalam menyambut kompetisi mendatang.

"Biarkan saya menjelaskan cedera saya kepada semua orang. Saya menderita dan sangat kecewa. Hal yang paling saya cintai adalah bermain sepak bola, terutama untuk Barcelona dan tim nasional. Ketika cedera, saya merasa sangat frustrasi," ujar De Jong.

Proses terjadinya insiden yang menyebabkan masalah pada bagian lututnya terjadi akibat benturan yang tidak disengaja saat menjalani masa latihan bersama tim nasional.

"Saya pikir itu hanya nasib buruk, murni kecelakaan. Seseorang jatuh menimpa saya saat salah satu sesi latihan Piala Dunia dan saya merasakan sedikit ketidaknyamanan di lutut," katanya.

Sebelumnya, tim medis tim nasional sempat memberikan lampu hijau baginya untuk terus tampil di ajang internasional tersebut karena dianggap tidak akan memperburuk keadaan.

"Kami menjalani pemeriksaan dan semua orang di kamp tim nasional mengatakan saya bisa terus bermain, meski ada sedikit rasa tidak nyaman, serta situasinya tidak akan memburuk. Itulah alasan saya terus bermain karena tampil di Piala Dunia adalah impian saya," tuturnya.

Setelah timnas Belanda tersingkir dari kompetisi, ia langsung kembali ke Spanyol untuk menjalani evaluasi kondisi fisik secara menyeluruh bersama tim medis klub.

"Setelah kami tersingkir, saya kembali ke klub untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan semuanya baik-baik saja," ucapnya.

Hasil tes kesehatan terbaru di fasilitas Barcelona menunjukkan ketidaksesuaian dengan diagnosis awal yang diterima sang pemain saat masih berada di Amerika Serikat.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera saya menjadi lebih serius dibandingkan saat berada di Amerika Serikat. Itu kejutan besar yang tidak diperkirakan siapa pun. Sekarang saya harus berhenti dan fokus pada pemulihan," ungkap De Jong.

Proses pemulihan kini menjadi prioritas utama De Jong dengan menerapkan pola hidup disiplin demi mempercepat masa penyembuhan cedera lututnya.

"Saya makan dengan baik, menjaga waktu tidur, dan menyesuaikan seluruh aktivitas harian saya dengan sepak bola," katanya.

Di tengah rumor yang beredar mengenai ketidaksenangan pihak klub terkait keputusan penundaan tindakan operasi, De Jong mengapresiasi dukungan moral yang terus diberikan oleh para pendukung Barcelona.

"Saya benar-benar merasakan dukungannya. Saya sedang melalui masa sulit karena cedera, tetapi saya merasa banyak Culers mendukung saya. Itu membuat saya sangat bahagia," ujar De Jong.

Ia mengakhiri keterangannya dengan menekankan pentingnya komitmen dan solidaritas antara penggemar serta klub saat berada dalam situasi sulit.

"Barcelona lebih dari sekadar klub. Saya pikir banyak Culers menunjukkan hal itu dalam segala hal. Anda juga harus mendukung tim ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik," pungkasnya.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed