Bupati Gorontalo Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal di Bongo
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai benteng identitas daerah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At Taqwa, Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Gorontalo, Minggu, 30 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Acara keagamaan tersebut mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan warisan kebudayaan yang terus dijaga secara turun-temurun oleh warga setempat. Sofyan menyampaikan bahwa tradisi ini tidak boleh sekadar dipandang sebagai agenda tahunan seremonial, melainkan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Kabupaten dan Provinsi Gorontalo.
Pemerintah daerah mengaitkan pelestarian budaya ini dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius, berbudaya, dan unggul. Pembangunan karakter masyarakat Gorontalo tersebut berakar pada nilai falsafah adat setempat, yakni 'Adat Bersendikan Syara', Syara' Bersendikan Kitabullah'.
Selain menjaga identitas kebudayaan, kegiatan tradisi di Desa Bongo juga mampu membangkitkan roda perekonomian warga. Salah satunya terlihat dari produksi makanan khas kolombengi yang membutuhkan bahan baku tepung terigu hingga dua truk serta pasokan telur dalam jumlah besar.
Sofyan turut memberikan apresiasi tinggi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Bongo yang konsisten merawat tradisi leluhur di tengah arus modernisasi.
"Ketika budaya Gorontalo hilang, maka Gorontalonya juga akan lama-kelamaan turut terbenam bersama-sama," kata Sofyan Puhi, Bupati Gorontalo.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam merawat kebudayaan yang berakar kuat pada nilai keagamaan dan sosial. Momentum ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan masyarakat dengan nilai keagamaan sekaligus menjadi modal kebersamaan dalam pembangunan daerah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow