Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda Pertamina Bandung di Semifinal IBL 2026
Bogor Hornbills berhasil mengalahkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor 99-93 pada pertandingan pertama semifinal IBL 2026 di Bandung Arena, Jumat (5/6/2026) malam. Kekalahan dalam laga berformat Best of Five ini membuat Satria Muda gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kekalahan ini dipastikan setelah Satria Muda sempat mengejar ketertinggalan sembilan poin di awal kuarter pertama lewat aksi Jalen Jones. Efektivitas serangan tuan rumah terlihat dari catatan point in the paint 10 banding 6 pada kuarter pertama, meskipun periode ini ditutup dengan skor 21-26 untuk keunggulan tim tamu.
Pertandingan berjalan ketat saat Widyanta Putra Teja membuka poin di kuarter kedua dan Satria Muda sempat menyamakan kedudukan 35-35. Tembakan besar dari Niven Antone Glover membawa Satria Muda unggul 47-43 saat paruh pertama berakhir.
Tempo permainan meningkat cepat pada paruh kedua, namun Satria Muda tertinggal 60-62 di akhir kuarter ketiga. Upaya bangkit di kuarter penentu terhambat setelah Jalen Jones dan Abraham Damar Grahita harus keluar lapangan lebih awal akibat foul out.
Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic memberikan evaluasi tegas seusai kekalahan timnya dari Bogor Hornbills.
"Selamat untuk Bogor, mereka memang tampil lebih baik malam ini. Kami membuka pertandingan terlalu lunak, terutama di kuarter pertama ketika dalam lima menit awal mereka mencetak poin dari tiga offensive rebound dan transisi cepat," kata Djordje Jovicic, Pelatih Satria Muda.
Djordje Jovicic menilai anak asuhnya kesulitan menjaga konsistensi pertahanan di sepanjang pertandingan.
"Sepanjang laga kami berusaha menemukan ritme bertahan, tetapi tetap terlalu lunak, terlalu jauh dari pemain lawan, sehingga memberi ruang besar di area tiga poin," lanjut Djordje Jovicic, Pelatih Satria Muda.
Kurangnya agresivitas saat pergantian pemain membuat lawan kembali mendapat kesempatan, sementara lini ofensif dinilai terlalu terburu-buru melakukan serangan satu lawan satu tanpa kesabaran.
"Jika ingin bersaing di final dan meraih gelar juara, kami harus tampil jauh lebih baik dengan energi yang lebih besar," tegas Djordje Jovicic, Pelatih Satria Muda.
Pemain Satria Muda, Abraham Damar Grahita juga memberikan pandangannya mengenai performa tim yang kurang maksimal dalam laga tersebut.
"Kredit untuk Bogor Hornbills yang berhasil mengambil game pertama. Mereka menunjukkan keinginan lebih besar untuk menang hari ini, sementara kami harus bisa menunjukkan karakter yang tepat agar mampu bangkit di game berikutnya," kata Abraham Damar Grahita, Pemain Satria Muda.
Menurutnya, kegagalan mempertahankan performa pada babak kedua bukan disebabkan oleh faktor strategi pertandingan.
"Kami tidak menunjukkan karakter, tidak menunjukkan energi, dan mereka bekerja lebih keras dari kami. Itu menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya," tutur Abraham Damar Grahita, Pemain Satria Muda.
Pemain yang akrab disapa Bram ini juga menyesali pelanggaran yang membuatnya tidak bisa menyelesaikan pertandingan hingga akhir.
"Saya juga menyesalkan harus keluar karena foul, seharusnya tidak terjadi seperti itu, saya melakukan foul yang murah," tutup Abraham Damar Grahita, Pemain Satria Muda.
Satria Muda Pertamina Bandung dijadwalkan akan kembali bertanding melawan Bogor Hornbills pada Minggu, 7 Juni 2026 di Bandung Arena.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow