Josep Maria Bartomeu Ungkap Barcelona Hampir Rekrut Vinicius Junior dan Mbappe

Smallest Font
Largest Font

Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, membeberkan kisah lama mengenai perburuan pemain yang sempat dilakukan klubnya. Seperti dikutip dari Bola, raksasa Catalan tersebut rupanya hampir saja mengamankan tanda tangan penyerang asal Brasil, Vinicius Junior. Momentum itu terjadi sebelum sang pemain akhirnya menjatuhkan pilihan untuk membela sang rival abadi, Real Madrid.

Real Madrid sendiri mengumumkan kesepakatan transfer Vinicius dari Flamengo pada tahun 2017 saat tim masih dinakhodai oleh Zinedine Zidane.

Kendati demikian, kepindahan tersebut baru terealisasi secara resmi setahun berikutnya ketika Vinicius sudah menginjak usia 18 tahun. Semenjak mendarat di Santiago Bernabeu, penyerang sayap asal Brasil itu menjelma menjadi pilar krusialis dalam kesuksesan Los Blancos meraih gelar La Liga dan Liga Champions.

Bahkan, performanya kini membuat dia diakui sebagai salah satu juru gedor paling mematikan di panggung sepak bola dunia. Pada tahun 2019, Vinicius sempat membeberkan alasannya memilih hengkang ke ibu kota Spanyol karena melihat prospek perkembangan karier yang lebih menjanjikan.

Padahal kala itu, Barcelona dikabarkan menyodorkan tawaran nilai kontrak yang secara finansial jauh lebih tinggi. Bartomeu memberikan konfirmasi bahwa timnya memang berada di posisi yang sangat dekat untuk mendapatkan tanda tangan Vinicius. Komunikasi intensif pun sudah sempat dijalin oleh manajemen Blaugrana dengan pihak keluarga serta perwakilan sang pemain.

"Vinicius masuk radar klub. Kami berbicara dengan keluarganya dan juga agennya. Memang ada kesepakatan secara prinsip," kata Bartomeu kepada ESPN Deportes.

"Madrid kemungkinan memberikan tawaran yang lebih baik dibanding Barcelona dan akhirnya mendapatkan Vinicius," tambahnya.

Sempat Buka Komunikasi dengan Pihak Kylian Mbappe

Langkah perburuan transfer ambisius Barcelona di bawah kendali Bartomeu ternyata tidak berhenti pada sosok Vinicius saja.

Pria yang pernah memimpin lini manajemen Barca ini mengaku sempat mendekati Kylian Mbappe saat sang striker masih berseragam AS Monaco. Bartomeu menegaskan bahwa kondisi kas klub pada masa itu sedang dalam status sangat sehat untuk menebus banderol mahal Mbappe.

"Monaco meminta angka yang sangat tinggi, tetapi Barcelona sebenarnya mampu membayarnya saat itu. Kami adalah klub dengan pemasukan terbesar di dunia dan memiliki kondisi keuangan yang sangat baik," ujar Bartomeu. "Saya ingat pernah berbicara beberapa kali dengan ayah Mbappe. Namun, Paris Saint-Germain memberi tekanan besar kepada Monaco dan saya rasa Mbappe juga lebih memilih pindah ke PSG karena itu klub asal Prancis," ungkapnya.

Lantaran proses negosiasi dengan Mbappe menemui jalan buntu, Barcelona akhirnya mengalihkan bidikan mereka ke target lain. Manajemen klub kemudian merampungkan proses transfer Ousmane Dembele, sosok yang kala itu menempati daftar prioritas utama dari tim staf kepelatihan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed