Bali United Rekrut Thomas Lam Lengkapi Kuota Pemain Asing
Bali United resmi melengkapi kuota pemain asing untuk mengarungi Super League 2026/2027 setelah mengumumkan kedatangan bek asal Finlandia, Thomas Anton Rudolph Lam, pada Selasa (21/7/2026). Dilansir dari Bola, pemain berdarah Belanda tersebut menjadi rekrutan asing ke-11 yang didaftarkan Serdadu Tridatu guna menuntaskan komposisi skuad sesuai regulasi i.League.
Manajemen mengambil keputusan mendatangkan bek berusia 32 tahun itu berdasarkan hasil evaluasi mendalam terhadap kinerja lini belakang pada musim sebelumnya.
"Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan. Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini," ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri.
Pihak klub optimistis pengalaman pemain yang pernah membela Nottingham Forest, FC Twente, Melbourne City, dan Apollon Limassol FC ini dapat membenahi barisan pertahanan sekaligus memberi kontribusi ofensif.
"Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini," lanjut Yabes Tanuri.
Sebelum berlabuh di Bali United, Lam tercatat pernah bermain bersama gelandang Persib Bandung Thom Haye di AZ Alkmaar U-21. Ia juga sempat bekerjasama dengan pelatih Bali United saat ini, Johnny Jansen, serta kiper Mike Hauptmeijer sewaktu membela PEC Zwolle.
Pelatih kepala mengutarakan kepuasannya terhadap pergerakan klub di bursa transfer. Sebelum meresmikan Lam, manajemen telah mendatangkan tiga pemain asing lain, yakni Remco Balk, Jort van der Sande, dan Queven da Silva Inacio.
"Kami sangat senang dengan kehadiran pemain baru tersebut. Karena itu, kami sangat puas dengan kehadiran mereka. Mereka berhasil meningkatkan kualitas tim," kata Pelatih Bali United, Johnny Jansen.
Keempat legiun asing baru tersebut berpeluang melakoni laga debut dalam pertandingan uji coba melawan Timnas Indonesia pada pekan ini.
Meski gencar mendatangkan pemain asing anyar, staf pelatih memastikan komitmen klub untuk terus mengorbitkan talenta muda dari akademi internal Bali United Youth ke skuad utama.
"Tentu kami ingin terus memberi kesempatan kepada pemain muda. Bagi saya, usia bukanlah faktor utama. Yang terpenting adalah apakah mereka cukup baik untuk bermain di tim utama," tutur Johnny Jansen.
Kebijakan memprioritaskan pembinaan pemain muda ini membuat klub tidak terlalu fokus berburu pemain lokal dari klub lain dalam menyongsong musim baru.
"Jika mereka memiliki kualitas yang dibutuhkan, kami akan memberikan kesempatan karena kami ingin mempersiapkan masa depan klub," tegas Johnny Jansen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow