Andoni Iraola Hadapi Tantangan Besar Tukangi Liverpool
Era baru kini dimulai bagi Liverpool di bawah arahan Andoni Iraola. Seperti dilansir dari Bola, pelatih asal Spanyol tersebut resmi ditunjuk untuk mengomandoi skuad The Reds pada awal bulan ini.
Keputusan manajemen menunjuk Andoni Iraola diambil tidak lama setelah mereka mendepak Arne Slot. Pemecatan tersebut terjadi berselang setahun semenjak Arne Slot membawa Liverpool meraih trofi Premier League.
Mantan gelandang Liverpool, Charlie Adam, menilai Andoni Iraola merupakan figur yang tepat. Namun, ia memberikan peringatan bahwa dinamika pekerjaan di Anfield bakal jauh lebih berat daripada saat menukangi Bournemouth.
Sebelum merapat ke Merseyside, Andoni Iraola menorehkan prestasi apik dengan mengantarkan Bournemouth menembus kompetisi Eropa untuk kali pertama. Mantan pemain Athletic Bilbao itu juga tercatat pernah melatih AEK Larnaca, Mirandes, dan Rayo Vallecano.
Langkah manajemen Liverpool memutuskan kemitraan dengan Arne Slot tidak membuat Charlie Adam terkejut. Catatan minor performa tim sepanjang musim lalu dianggap menjadi landasan utama kebijakan tersebut.
"Di akhir musim saya cukup terkejut ketika melihat Slot dipecat. Namun, ketika melihat alasannya, Liverpool kalah dalam 20 pertandingan musim lalu. Jadi, saya tidak lagi terkejut," ujar Adam.
Kendati demikian, Charlie Adam meyakini Andoni Iraola sangat layak diberikan kesempatan. Karakter permainan agresif yang diperagakan pelatih berusia 44 tahun itu saat berada di Bournemouth menjadi poin plus.
"Iraola sangat mengesankan saya di Bournemouth. Tekanan tinggi, intensitas tinggi, jarak sprint yang luar biasa. Dia mampu memaksimalkan setiap pemain yang dimilikinya," ulas Adam.
Pengalaman berkarier di Premier League dianggap menjadi modal berharga bagi sang pelatih baru. Hanya saja, standar ekspektasi dari para pendukung Liverpool dipastikan berada di level yang jauh berbeda.
"Dia memiliki pengalaman yang bagus di Premier League dan itu sangat penting. Namun, dia harus memahami perbedaannya. Di Liverpool, jika bermain imbang di kandang saja, tekanannya sudah sangat besar. Saya rasa ini adalah penunjukan yang bagus," lanjutnya.
Persaingan Premier League Makin Ketat
Charlie Adam memprediksi atmosfer kompetisi Premier League musim depan berjalan semakin sengit. Fenomena perombakan posisi manajer di sejumlah tim papan atas menjadi pemicu utamanya.
Di tengah gelombang perubahan tersebut, Arsenal dinilai sebagai kontestan yang paling memiliki stabilitas. Sementara itu, Liverpool dan beberapa tim besar lain dipastikan muncul dengan identitas baru.
"Liverpool akan terlihat sangat berbeda musim depan. Akan ada banyak perubahan. Premier League akan menjadi kompetisi yang menarik karena banyak perubahan, dan itu mungkin justru menjadi hal yang baik bagi klub-klub tersebut," ujar Adam.
Kebutuhan Amunisi Anyar
Menyongsong musim baru, Liverpool telah merekrut pemain sayap Timnas Spanyol, Victor Munoz. Manajemen mengamankan jasa pemain asal Osasuna tersebut lewat klausul pelepasan senilai 34,5 juta paun.
Walau berhasil mendatangkan Victor Munoz, Charlie Adam menilai lini serang The Reds belum sepenuhnya aman. Kehilangan Mohamed Salah menyisakan celah besar yang memerlukan tambahan pilar baru.
"Anda mungkin tidak bisa berharap Munoz langsung menggantikan Mohamed Salah. Angka-angka yang dicatat Salah sungguh luar biasa dan berada di level tertinggi," kata Adam.
"Saya masih berpikir Liverpool membutuhkan tiga atau empat pemain lagi. Tim ini akan sangat berbeda musim depan karena akan ada banyak perubahan," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow