Federico Chiesa Siap Huni Posisi Baru di Bawah Arahan Andoni Iraola
Awal baru di Anfield membawa semangat segar bagi Federico Chiesa untuk membuktikan kualitasnya bersama Liverpool. Pemain asal Italia tersebut membulatkan tekad untuk bertahan meski melewati rentetan periode sulit pada dua musim sebelumnya. Seperti dilansir dari Bola, winger berusia 28 tahun itu awalnya dibeli dari Juventus senilai 12,5 juta pound sterling pada era kepemimpinan Arne Slot.
Meski mengantongi 50 laga di seluruh ajang, ia baru diberikan kesempatan tampil sebagai starter sebanyak sembilan kali. Peluang berpindah klub sebenarnya sempat terbuka pada bursa transfer Januari lalu. Manajemen The Reds membatalkan opsi kepindahan tersebut lantaran stok lini depan menipis usai cedera yang menimpa Alexander Isak dan absennya Mohamed Salah.
Komitmen tinggi kini ditunjukkan oleh sang pemain seiring masuknya Andoni Iraola yang dipercaya mengomandoi skuad Liverpool. Chiesa menegaskan loyalitasnya dan berupaya maksimal memperebutkan tempat di tim utama.
"Saat ini saya bahagia berada di Liverpool. Saya mencintai klub ini, mencintai para suporter, saya mencintai semuanya. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik agar mendapat kesempatan bermain," ujar Chiesa.
Sinyal perubahan peran mulai terlihat pada laga pramusim saat Liverpool menumbangkan Sunderland dengan skor 4-2 di Nashville. Chiesa yang mencetak satu gol dipasang sebagai striker tengah akibat krisis penyerang murni.
Liverpool terpaksa memplot pemain sayap di lini depan karena Hugo Ekitike masih menjalani pemulihan tendon Achilles. Sementara itu, Alexander Isak belum dapat diturunkan penuh pasca mengalami patah tulang fibula. Perubahan posisi dari penyerang sayap menjadi ujung tombak tidak menjadi masalah berarti bagi Chiesa. Ia menyambut positif eksperimen taktik yang diterapkan oleh jajaran pelatih baru.
"Pelatih memainkan saya sebagai striker dan memang menginginkan saya di posisi itu. Sepanjang karier saya bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang jika harus menjadi striker," katanya. Minimnya menit bermain musim lalu juga dipengaruhi faktor kebugaran, yang membuat sang pemain tercatat baru mengumpulkan 123 menit dari empat laga kompetitif.
Kendati demikian, ia menghormati penuh segala keputusan taktis dari pelatih sebelumnya. Skema permainan Iraola menuntut intensitas tinggi, duel mekanik satu lawan satu, hingga garis pertahanan tinggi yang agresif. Chiesa optimistis strategi tersebut cocok dengan karakteristik permainannya.
Ujian berikutnya untuk memikat hati sang pelatih bakal tersaji pada pertandingan uji coba pramusim kontra Wrexham di Yankee Stadium, New York.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow