Ajax Amsterdam Kontrak Kiper Giovanni van der Wijst hingga 2029

Smallest Font
Largest Font

Ajax Amsterdam resmi mengamankan jasa penjaga gawang muda potensial dari akademi mereka melalui kesepakatan jangka panjang. Klub raksasa Belanda tersebut memberikan kontrak profesional pertama kepada Giovanni van der Wijst. Seperti dikutip dari Bola, penjaga gawang yang baru berusia 17 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.

Masa bakti sang pemain bersama tim akan berjalan hingga 30 Juni 2029. "Ajax telah merekrut Giovanni van der Wijst. Kiper berusia tujuh belas tahun ini telah menandatangani kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2029.

Ini merupakan kontrak profesional pertamanya," tulis Ajax melalui laman resmi klub, Rabu (17/6/2026).

Pengumuman mengenai kontrak baru sang pemain di media sosial mendapatkan perhatian dari penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes. Ia meninggalkan reaksi berupa emotikon api guna memberikan dukungan terhadap pencapaian juniornya tersebut.

Direktur sepak bola Ajax, Marijn Beuker, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan yang dimiliki oleh sang pemain. Beuker menilai talenta muda ini mempunyai atribut yang lengkap untuk menjadi kiper modern. "Giovanni adalah kiper yang atletis dengan refleks luar biasa. Ia kuat dalam situasi satu lawan satu dan menonjol berkat kemampuannya berkomunikasi serta mengantisipasi umpan silang," kata Beuker.

"Sangat menyenangkan melihat kiper dengan kualitas seperti dirinya terus mengembangkan kemampuannya di akademi kami, dan kami yakin ia memiliki masa depan yang cerah di klub ini," sambungnya. Perjalanan karier sang penjaga gawang bersama raksasa Belanda ini dimulai pada tahun 2019 setelah didatangkan dari klub mitra, Fortuna Wormerveer. Sejak saat itu, ia secara konsisten memperkuat berbagai kelompok umur di akademi.

Garis Keturunan dan Peluang Membela Timnas Indonesia

Pemain kelahiran Zaanstad, Belanda, pada 1 Mei 2009 ini diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayahnya. Hal tersebut membuat namanya mulai menarik perhatian bagi pencinta sepak bola nasional. Dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha pada 2025, ia menjelaskan bahwa kakek dan nenek dari silsilah ayahnya lahir di Indonesia.

Kondisi ini membuatnya memenuhi syarat secara regulasi untuk membela tiga negara berbeda. Selain Indonesia, ia berpeluang memperkuat Belanda dan Polandia di kancah internasional. Keberadaan talenta ini membuka kesempatan bagi PSSI untuk memantau performanya yang diproyeksikan masuk ke skuad Ajax U-19 pada musim depan.

Pemain yang mengagumi Gianluigi Donnarumma ini sudah mendalami posisi penjaga gawang sejak usia delapan tahun. Meski sempat menjalani masa percobaan sebagai pemain bertahan, ia memilih fokus di posisi kiper dengan target menembus tim utama senior.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed