Xiaomi Luncurkan CyberDog Generasi Pertama Guna Garap Pasar Robotik Global

Smallest Font
Largest Font

Produsen teknologi raksasa Xiaomi resmi meluncurkan robot anjing pintar bernama CyberDog generasi pertama untuk menggarap pasar robotik global pada Jumat, 12 Juni 2026. Langkah strategis ini menandai keseriusan perusahaan dalam mengembangkan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang interaktif.

Perusahaan memproduksi CyberDog generasi pertama dalam jumlah terbatas, yakni hanya 1.000 unit di seluruh dunia. Produk robotik ini dirilis khusus untuk sebagian kalangan, seperti para penggemar Xiaomi (Xiaomi fans), teknisi, serta para pegiat robotik.

Melalui keterangan resmi perusahaan, Xiaomi menjelaskan bahwa robot berkaki empat ini dirancang sebagai wadah eksperimen bersumber terbuka (open-source) bagi para pengembang. Peluncuran ini diharapkan dapat mendorong inovasi lebih lanjut di bidang robotik.

"CyberDog adalah langkah awal kami dalam menjelajahi batas-batas teknologi masa depan dengan komunitas open-source," kata perwakilan manajemen Xiaomi dalam keterangan tertulisnya.

Spesifikasi Fisik dan Sensor CyberDog

CyberDog generasi pertama hadir dengan rancangan fisik yang tangguh dan lincah untuk mendukung mobilitas tinggi. Perangkat ini didukung oleh komponen motorik canggih yang dikembangkan secara mandiri demi menghasilkan pergerakan yang menyerupai hewan asli.

Dimensi dan Kecepatan Motorik

Robot anjing pintar ini memiliki bobot seberat 3 kg yang membuatnya cukup ringkas. Dalam hal mobilitas, CyberDog mampu berlari dengan kecepatan maksimal mencapai 3,2 meter per detik dan dapat melakukan manuver sulit seperti lompatan salto ke belakang (backflip).

Sistem Sensor dan Konektivitas

Sektor penginderaan robot ini didukung oleh 11 sensor yang tertanam pada sekujur tubuhnya untuk merespons lingkungan sekitar. Selain itu, perangkat keras ini menyediakan konektivitas yang cukup lengkap guna kebutuhan pengembangan lebih lanjut.

Detail mengenai komponen sensor dan port fisik pada bodi CyberDog dapat dilihat melalui tabel berikut:

Spesifikasi Sensor dan Port Komponen CyberDog Generasi Pertama
Kategori KomponenJenis Sensor / Port HardwareFungsi Utama
Komputasi AINVIDIA Jetson Xavier NX AIPemrosesan data otak robot
Kamera & CitraIntel RealSense D450Pendeteksi kedalaman ruang (depth-sensing)
Lensa KameraLensa Ultra-Wide / FisheyeTangkapan visual sudut lebar
Sensor PosisiModul GPSNavigasi lokasi geografis
Sensor JarakUltrasonicDeteksi hambatan di sekitar
Sensor FisikSensor Sentuh (Touch)Merespons interaksi fisik luar
Port Koneksi 13 Port USB-CTransfer data dan daya tambahan
Port Koneksi 21 Port HDMIOutput visual ke layar eksternal

Perbandingan Harga di Pasar Robotik

Xiaomi mematok harga pasar yang sangat kompetitif untuk CyberDog generasi pertama jika dibandingkan dengan para pesaing di industri robotik berkaki empat. Harga yang bersahabat ini diharapkan dapat meruntuhkan batasan finansial bagi para peneliti komputer.

CyberDog generasi pertama dijual dengan harga resmi 9.999 yuan atau setara dengan kisaran Rp 22,2 juta per unit. Nilai ini jauh lebih ekonomis daripada perangkat sejenis yang beredar di industri saat ini.

Sebagai perbandingan, robot anjing komersial Spot buatan Boston Dynamics dijual dengan harga mencapai 74.500 dolar AS per unit pada tahun sebelumnya. Selisih harga yang signifikan ini membuat perangkat buatan Xiaomi menjadi opsi paling menarik bagi komunitas riset beranggaran terbatas.

Unboxing ROBOT Xiaomi yang ANJING BANGET! | GadgetIn

Konteks Pengembangan Generasi Penerus

Setelah kesuksesan pengenalan model awal, lini robotik ini terus mendapatkan pembaruan teknologi. Xiaomi juga telah merancang kelanjutan dari proyek riset berkaki empat ini lewat model yang lebih mutakhir.

Model penerus yang dikenal sebagai CyberDog 2 kini telah dilengkapi dengan sistem penginderaan fusi dan pengambilan keputusan yang jauh lebih kompleks. Pembaruan ini memanfaatkan total 19 sensor terintegrasi yang mencakup kemampuan penglihatan, sentuhan, hingga pendengaran yang lebih peka.

Langkah pengembangan berkala tersebut menegaskan posisi pabrikan asal China ini dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan global. Seluruh data spesifikasi dan ekosistem open-source yang dibawa oleh seri robot anjing ini diproyeksikan akan terus bertumbuh seiring kontribusi komunitas teknisi global.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed