Tottenham Tekuk Sydney FC Lewat Adu Penalti 4-2
Tottenham Hotspur menyegel kemenangan ketiga dalam laga pramusim setelah mengalahkan klub Australia, Sydney FC, lewat adu penalti 4-2 di Sydney Football Stadium. Kedudukan imbang 1-1 bertahan selama 90 menit sebelum laga dituntaskan di babak tos-tosan, seperti dilansir dari Bola. Mathys Tel memecah kebuntuan pada menit ke-29 lewat eksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 23 meter.
Bola tembakan penyerang muda asal Prancis tersebut bersarang meluncur mulus ke pojok kanan atas gawang lawan. Keunggulan tersebut sirna setelah Sydney FC menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui gol Takahiro Sekine. Laga pun terpaksa berlanjut ke babak penentuan dari titik putih.
Kiper Martin Dubravka menjadi sosok kunci di babak penalti dengan mementahkan satu eksekusi penendang Sydney FC. Kemenangan skuad asuhan Roberto De Zerbi kemudian dipastikan oleh eksekusi Dane Scarlett sebagai penendang terakhir.
Aksi impresif Mathys Tel di sisi kiri serangan menjadi sinyal positif tambahan bagi kubu Spurs. Pemain berusia 21 tahun yang baru dipermanenkan dari Bayern Munchen dengan nilai transfer 30 juta poundsterling (Rp539,3 miliar) tersebut membuktikan kesiapannya bersaing di tim utama, di tengah rumor ketertarikan klub pada winger Manchester City, Savinho. Pertandingan ini menandai laga perdana Andy Robertson bersama Tottenham. Bek asal Skotlandia itu tampil pada babak kedua dan langsung mendapat kepercayaan menyandang ban kapten.
Dalam rentang tampil sekitar 25 menit, Andy Robertson sukses menciptakan dua peluang berbahaya dan mengeksekusi penalti dengan baik. Penampilannya memberi warna baru bagi sektor kiri pertahanan maupun skema serangan tim. Spurs sejatinya tampil mendominan dengan penguasaan bola mencapai 80 persen pada 15 menit awal. Walau terus menekan pertahanan lawan, penyelesaian akhir para pemain depan masih tampak bermasalah.
Peluang emas Conor Gallagher pada babak pertama gagal berbuah gol. Pada babak kedua, giliran Min-Hyeok Yang menyia-nyiakan kesempatan matang yang seharusnya bisa mengunci kemenangan sebelum laga berakhir imbang. Di samping hasil pertandingan, Roberto De Zerbi kembali menegaskan keberaniannya dengan memberikan kepercayaan ban kapten kepada Archie Gray.
Langkah sang pelatih mengisyaratkan peran besar gelandang muda tersebut dalam proyek jangka panjang Tottenham. Masalah ketajaman lini depan kini menjadi pekerjaan rumah utama De Zerbi jelang bergulirnya Premier League. Hal ini semakin diperberat oleh kondisi Dominic Solanke, James Maddison, Mohammad Kudus, Xavi Simons, Dejan Kulusevski, hingga Richarlison yang belum optimal sepenuhnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow