Timnas Voli Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup 2026
Timnas Voli Putra Indonesia sukses mengamankan tiket ke babak semifinal SEA V Cup 2026 usai menaklukkan Filipina dengan skor 3-1 pada laga pamungkas Pool A di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026) malam WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil manis tersebut diraih meski skuad Merah Putih sempat mengalami penurunan performa di pertengahan laga. Pelatih Indonesia, Reidel Toiran, memberikan evaluasi mendalam atas dinamika yang terjadi di lapangan.
"Ini yang saya sering bilang, tidak ada lawan yang terlalu tinggi, tidak ada lawan yang terlalu rendah. Kalau kita main turun, pasti kalah. Memang mereka sempat naik sedikit, tetapi kami tetap turun.
Tidak apa-apa, biar anak-anak juga menghadapi semua situasi. Tidak usah dipaksa, anak-anak masih luar biasa. Mereka bisa mengubah situasi dan langsung menyerang lagi hingga akhirnya menang," ujar Toiran.
Keputusan rotasi pemain turut diambil oleh jajaran pelatih demi mempersiapkan kekuatan tim jangka panjang, mengingat syarat kelolosan sebenarnya sudah terpenuhi lebih awal.
"Bukan, kami hanya butuh satu set. Satu set sudah membuat kami lolos ke babak berikutnya. Situasi ini justru menguntungkan karena kami bisa mencoba semua pemain.
Tim satu dan tim dua tidak berbeda jauh, kualitasnya hampir sama. Kami masih mencari komposisi terbaik untuk Asian Games," ucap Toiran.
Pemain senior Indonesia, Sigit Ardian, turut memberikan pandangannya terkait tekanan yang diberikan oleh tim lawan selama pertandingan berlangsung.
"Alhamdulillah malam ini kami bisa menang. Namun, pada set ketiga kami kalah. Menurut saya pribadi, pertahanan Filipina sangat bagus dan kami banyak gagal dalam menyerang. Syukurlah pada set keempat kami bisa kembali menang," ucap Sigit.
Selain mengulas jalannya laga, Sigit mengungkapkan pandangannya mengenai pemerataan kualitas di dalam Skuad Garuda saat ini.
"Menurut saya, komposisi pemain Timnas saat ini luar biasa. Tim satu dan tim dua tidak berbeda jauh, dan saya akui kualitas para pemain saat ini sangat bagus," ucap Sigit.
Proses pemanggilan yang mendadak juga menjadi tantangan tersendiri bagi Sigit dalam membangun adaptasi bersama rekan-rekannya di lapangan.
"Terus terang, saya merasa terbebani. Apalagi Coach Toiran memanggil saya kurang dari seminggu sebelum bergabung. Saya juga butuh proses untuk berlatih dan membangun kerja sama dengan teman-teman. Karena sudah mendapat kepercayaan dari Coach, saya harus menunjukkan kemampuan saya," ungkap Sigit.
Rasa percaya diri para pemain terus terjaga berkat pola komunikasi yang terbuka serta dorongan positif dari sang pelatih.
"Kami saling berkomunikasi antarpemain. Coach juga selalu bilang, 'Percaya saja. Misalnya saat saya diminta masuk untuk melakukan servis, ya lakukan saja.
Kalau keluar tidak apa-apa.' Kepercayaan itu membuat saya tidak ragu dan jadi lebih percaya diri," tegas Sigit.
Persiapan matang kini dialihkan penuh untuk menghadapi laga krusial di babak empat besar melawan Vietnam.
"Besok kami akan mengadakan pertemuan untuk mengantisipasi permainan Vietnam. Sekarang sudah semifinal, jadi kami harus tampil maksimal. Siapa pun lawan yang dihadapi, kami harus mencari yang terbaik untuk Tim Indonesia. Tim satu dan tim dua sekarang tidak berbeda jauh, itu menjadi keuntungan karena semua pemain bisa dimainkan," ucap Toiran.
Evaluasi menyeluruh terus dilakukan jajaran pelatih untuk menjaga kondisi fisik serta kohesi antarpemain jelang laga semifinal.
"Saya percaya kepada semua pemain. Yang penting mereka menikmati pertandingan. Tekanan pasti ada, tetapi jangan sampai menjadi stres.
Waktu latihan kami memang masih kurang dan kondisi fisik pemain juga belum sepenuhnya maksimal. Semuanya harus dibangun pelan-pelan, termasuk chemistry antarpemain. Untuk besok melawan Vietnam, kami akan berdiskusi lagi mengenai strategi dan pemain yang akan diturunkan," pungkasi Toiran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow