Suporter Arsenal Padati London Utara Jelang Final Liga Champions
Ribuan pendukung Arsenal memadati kawasan London Utara sejak Sabtu pagi (30/5/2026) menjelang pertandingan final Liga Champions 2025/2026 melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang digelar di Puskas Arena, Budapest. Antusiasme luar biasa ini dilansir dari Bola, di mana para suporter rela mengantre sejak subuh demi menyaksikan laga bersejarah tersebut.
Kerumunan suporter dilaporkan memadati area luar The Gunners Pub di Highbury sejak pukul 07.45 pagi, sementara antrean di Clissold Park Tavern menjalar hingga mengelilingi satu blok jalan pada pukul 11.39 siang. Selain itu, pub The Hercules di Holloway juga dipenuhi pendukung yang berkumpul berjam-jam sebelum sepak mula yang dijadwalkan berlangsung pukul 17.00 waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Arsenal yang berambisi meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub setelah sempat gagal pada final tahun 2006 melawan Barcelona. Di sisi lain, PSG datang ke Budapest dengan status sebagai juara bertahan yang mengusung misi besar untuk mempertahankan mahkota kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.
Berbagai luapan emosi dari pendukung Arsenal pun membanjiri media sosial, yang menggambarkan perpaduan antara kegembiraan, harapan, serta ketegangan yang mendalam.
"Ayooooo, saatnya kita bersinar." tulis salah satu suporter Arsenal melalui media sosial.
Momen besar ini dirasa sangat emosional bagi para pendukung, bahkan sampai membuat beberapa di antara mereka mengalami kesulitan untuk tidur pada malam sebelum pertandingan.
"Saya hanya tidur sekitar dua jam tadi malam karena pertandingan hari ini. Saya tidak gugup. Tapi, wow. Momen ini begitu besar sehingga sulit untuk benar-benar mencernanya." ungkap penggemar lainnya.
Unggahan tersebut kemudian memicu beragam reaksi dan komentar dari sesama pengguna media sosial lainnya yang turut merasakan atmosfer pertandingan.
"Ini memang terasa berbeda ketika kamu sangat peduli. Semoga kamu bisa tetap fokus dan menikmati perjalanan ini." tulis pengguna lain merespons komentar tersebut.
Bagi sebagian pendukung, atmosfer babak final kompetisi Eropa ini justru memberikan perasaan yang lebih tenang jika dibandingkan dengan ketatnya persaingan di kompetisi domestik.
"Tidur paling nyenyak dalam beberapa minggu dan bulan terakhir. Liga Inggris penuh tekanan. Liga Champions ini adalah sebuah privilese." kata suporter yang merasa final ini lebih menenangkan.
Kendati demikian, antusiasme besar dari kubu London Utara ini tidak luput dari perhatian para pengguna media sosial lain yang melempar sindiran terkait potensi kekalahan Arsenal.
"Ini akan menjadi sangat lucu di X kalau mereka kalah. Rasanya seperti malam Natal bagi para troll. Saya bahkan tidak bisa tidur." sindir salah seorang pengguna X.
Sementara itu, kubu Paris Saint-Germain memiliki motivasi tinggi untuk menyamai rekor Real Madrid di era modern dengan mempertahankan gelar juara secara berturut-turut.
"Ya, itu adalah motivasi yang kuat. Tetapi mencoba memenangkan Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun adalah sesuatu yang lebih besar," ujar Luis Enrique, Pelatih PSG.
Mantan pelatih Barcelona tersebut menegaskan bahwa target utama timnya adalah membawa pulang trofi penting dan menjaga status mereka di tingkat Eropa.
"Kami sudah tercatat dalam buku sejarah sebagai salah satu tim terbaik di dunia dan di Eropa, dan itulah yang ingin kami lakukan lagi besok. Masa depan PSG adalah memenangkan pertandingan besok dan membawa pulang satu trofi penting lagi. Itulah tujuan kami," lanjut Luis Enrique.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow