Super League 2026/2027 Hadirkan Derbi DIY Antara PSIM Melawan PSS
Persaingan sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan semakin sengit pada musim depan. Seperti dikutip dari Bola, kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League 2026/2027, akan kembali menyajikan laga sengit bertajuk Derbi DIY.
Pertandingan sarat gengsi ini mempertemukan PSIM Yogyakarta dengan rival daerahnya, PSS Sleman. Kepastian ini diperoleh setelah PSS Sleman berhasil mengamankan tiket promosi menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tim berjuluk Super Elja tersebut naik kasta setelah menyelesaikan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 pada posisi runner-up. Kehadiran mereka menyusul PSIM Yogyakarta yang pada musim BRI Super League 2025/2026 menjadi satu-satunya wakil dari Kota Gudeg.
Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, mengungkapkan bahwa kehadiran klub sesama DIY akan membuat kompetisi Super League berjalan semakin menarik. Dirinya berharap laga bertajuk Derbi DIY ini nantinya dapat diselenggarakan dengan kehadiran penonton secara langsung di stadion.
"Harapannya sih bisa tetap dengan penonton ya, karena kan bagaimanapun juga tiket itu merupakan salah satu sumber revenue bagi klub. Harapannya seperti itu," ujar Liana.
Kendati menginginkan laga berjalan riuh dengan dukungan suporter, Liana Tasno menegaskan tetap mematuhi seluruh regulasi dari pihak kepolisian. Manajemen PSIM memandang faktor keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama yang tidak dapat dinegosiasikan.
"Jadi bagaimanapun arahan dari pemegang kepentingan perizinan itu akan kami hormati, walaupun saya punya harapan seperti itu," tutur Liana.
Jika izin kehadiran penonton resmi dikeluarkan oleh pihak berwenang, Liana Tasno mengimbau agar pendukung PSIM maupun PSS Sleman dapat bersikap bijak. Suporter diminta saling menjaga iklim kondusif demi marwah masing-masing tim.
"Karena perilaku dari oknum segelintir itu yang bisa merusak kebaikan klub yang begitu besar atau nama besar yang memang sedang berkompetisi," kata Liana Tasno.
"Saya harap semua dewasa, karena klub besar itu enggak bisa bergantung terhadap kekuatan manajemennya saja atau kekuatan pemerintah setempat, tapi sampai akar rumput ini yang harus mendukung klub kebanggaan mereka," lanjutnya.
Langkah koordinasi kini tengah dijalankan secara intensif oleh Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Pemerintah Kabupaten Sleman. Upaya ini dilakukan agar pertandingan akbar tersebut dapat disaksikan langsung oleh publik di dalam stadion.
"Kami sudah rembukan sama Pak Bupati untuk bagaimana kami bisa nonton nyaman dan aman. Nanti InsyaAllah PSIM sama PSS aman," ucap Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Hermawan.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, turut menambahkan bahwa esensi dari laga derbi akan berkurang jika digelar tanpa penonton di stadion. Selain itu, kehadiran suporter juga menjadi instrumen penting bagi pendapatan finansial klub.
"Derbi tanpa penonton tidak seru, seperti latihan, karena apa pun PSS juga perlu pemasukan. Kami harap nanti Polres tidak ragu-ragu mengeluarkan izin dengan kapasitas penuh. Saya berharap seperti itu," timpal Bupati Sleman Harda Kiswaya.
Pihak I.League selaku operator kompetisi resmi telah merilis jadwal untuk musim baru. Berdasarkan kalender resmi, kompetisi Super League 2026/2027 dijadwalkan bergulir mulai tanggal 4 September mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow