Spanyol Tegaskan Kesiapan Gelar Final Piala Dunia 2030
Pemerintah Spanyol secara terbuka menegaskan ambisi besar mereka untuk memenangkan hak penyelenggaraan laga final Piala Dunia 2030. Seperti dikutip dari Bola, negara di Semenanjung Iberia tersebut menilai fasilitas serta capaian prestasinya sangat layak untuk mengungguli kandidat pesaing seperti Maroko. Hingga saat ini FIFA memang belum mengetok keputusan resmi terkait lokasi stadion untuk laga puncak turnamen akbar tersebut.
Gelaran edisi spesial 100 tahun Piala Dunia itu bakal dihelat lintas benua oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga laga awal bertempat di Uruguay, Argentina, serta Paraguay. Pernyataan ketegasan Spanyol ini muncul guna merespons dinamika yang berkembang belakangan. Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol, Milagros Tolon, menyambut positif langkah otoritas tertinggi sepak bola dunia yang telah membantah rumor penunjukan sepihak lokasi final.
"Yang terpenting adalah FIFA sudah membantah kabar tersebut. Kami terus bekerja sama dengan FIFA dan pertemuan berikutnya akan berlangsung pada September nanti," ujar Tolón kepada radio Cadena Ser.
"Kami akan terus bekerja karena kami ingin dan percaya bahwa final Piala Dunia harus digelar di Spanyol. Kami pantas mendapatkannya dan sejak awal selalu berkomitmen agar laga final berlangsung di Spanyol," lanjutnya. Latar belakang prestasi olahraga menjadi salah satu pijakan utama optimisme Spanyol. Saat ini Spanyol mencatatkan rekor langka sebagai satu-satunya negara yang mengawinkan gelar juara dunia di sektor putra maupun putri secara bersamaan.
Timnas Putri Spanyol mengamankan trofi juara dunia pada edisi 2023 setelah menumbangkan Inggris di laga pamungkas. Sementara itu, Timnas Putra Spanyol sukses mengawinkan gelar Euro 2024 dengan trofi Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dalam laga final di New Jersey. "Pertama, kami adalah juara dunia di kategori putra dan putri. Kedua, Spanyol bersama Portugal adalah negara yang pertama kali mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030 sebelum Maroko bergabung," kata Tolon.
Pengalaman panjang mengelola kejuaraan skala global, dukungan moda transportasi modern, hingga tingkat keamanan tinggi turut menjadi faktor krusial yang ditawarkan Spanyol kepada FIFA. Pesaing utama mereka, Maroko, saat ini sedang menyiapkan Stadion King Hassan II di dekat Casablanca berkapasitas 115 ribu penonton. Namun Spanyol memiliki dua arena ikonik yang sudah siap pakai, yakni Santiago Bernabeu milik Real Madrid dan Spotify Camp Nou milik Barcelona.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow