Shin Tae-yong Tanggapi Sanksi 10 Tahun KFA Saat Latih Persija
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memberikan respons terkait hukuman sanksi larangan berkegiatan di dunia sepak bola selama 10 tahun dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Seperti dilansir dari Bola, pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya Surabaya.
Mantan juru taktik Timnas Indonesia itu memastikan sanksi dari federasi negara asalnya tidak memengaruhi komitmen kerjanya bersama skuad Macan Kemayoran. Ia menegaskan tetap memfokuskan pikiran untuk menangani tim Jakarta tersebut dalam mengarungi musim 2026/2027.
Eks pelatih Timnas Korea Selatan tersebut bahkan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan karier kepelatihan dalam jangka panjang di Tanah Air. Hukuman dari KFA dinilainya tidak menjadi hambatan untuk menjalankan profesi di sepak bola Indonesia.
"Tidak, tidak ada masalah. Selama 10 tahun, tidak ada masalah. Saya pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah," kata Shin Tae-yong di Surabaya.
Meski tidak menampik adanya rasa kecewa atas keputusan KFA, juru taktik berusia 55 tahun itu memilih enggan larut dalam polemik tersebut. Ia merasa fokus utamanya saat ini adalah membawa Persija tampil lebih berkembang dan kompetitif.
"Sejujurnya, ada beberapa hal yang membuat saya sedih, dan saya ingin berbicara dengan para pemerintah di sini (Korea Selatan), tetapi saya seorang pelatih, dan saya ingin mengambil tanggung jawab. Saya datang ke sini untuk Persija, dan saya akan terus berada di sini (Indonesia) selama 10 tahun," ujarnya.
Komitmen profesionalisme bersama Klub Macan Kemayoran dinilai Shin jauh lebih penting dibanding memikirkan sanksi federasi Korea Selatan. Kehadirannya di tim menjadi bentuk tanggung jawab penuh yang ingin ia selesaikan.
"Saya ingin mengambil tanggung jawab, tapi tidak ada masalah. Tidak ada masalah sama sekali untuk menjabat pelatih Persija. Dan, itu pun bukan 10 tahun," ungkapnya.
Fokus pelatih kini tertuju penuh pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 kontra Persebaya Surabaya. Walaupun proses persiapan tim dinilai belum maksimal, optimisme tetap dipasang agar para pemain menyajikan performa terbaik.
"Besok, kami akan melakukan pertandingan dengan Surabaya. Memang kami tidak terlalu sempurna untuk proses persiapan untuk pertandingan besok, tetapi kami tetap akan bekerja keras untuk pertandingan melawan Persebaya," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow