Ruben Amorim Sepakati Persyaratan untuk Latih AC Milan
Kursi kepelatihan AC Milan tampaknya akan segera menemui pemilik baru. Mantan juru taktik Manchester United, Ruben Amorim, dilaporkan berada di ambang kesepakatan untuk menakhodai klub raksasa Italia tersebut. Seperti dikutip dari Bola, pakar transfer terkemuka Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa pria asal Portugal tersebut telah menyetujui seluruh persyaratan yang disodorkan oleh manajemen Rossoneri.
Saat ini, proses kepindahan hanya tinggal menunggu finalisasi resmi dari pihak klub. Jika seluruh proses berjalan tanpa kendala, pria berumur 41 tahun itu bakal memegang tongkat estafet kepelatihan dari Massimiliano Allegri. Pelatih legendaris tersebut dipastikan menuntaskan pengabdiannya di San Siro seiring selesainya kompetisi musim 2025/2026.
Langkah ini sekaligus memungkasi periode vakum Ruben Amorim dari dunia manajerial setelah didepak oleh Manchester United pada Januari lalu. Kondisi ini berbanding terbalik dengan penerusnya di Old Trafford, Michael Carrick, yang sukses meroketkan performa Setan Merah hingga menyegel tiket Liga Champions.
Sebelum menjalin komunikasi intensif dengan AC Milan, Ruben Amorim sebenarnya sempat masuk dalam daftar buruan Benfica. Kendati demikian, salah satu kekuatan utama sepak bola Portugal itu akhirnya menjatuhkan pilihan kepada mantan manajer Fulham, Marco Silva. Bagi kubu Il Diavolo Rosso sendiri, penunjukan arsitek baru ini menjadi fondasi awal merestrukturisasi kekuatan skuad. Performa minor musim lalu membuat mereka terlempar ke posisi kelima Serie A dan terpaksa absen dari kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Konsekuensinya, target utama yang dibebankan kepada Ruben Amorim sudah sangat jelas. Sang pelatih baru dituntut mengembalikan posisi AC Milan ke zona empat besar klasemen Serie A sekaligus mengembalikan mentalitas juara untuk meraih trofi. Meski bakal dihadapkan pada ekspektasi tinggi suporter, atmosfer San Siro dinilai banyak pihak menjadi tempat yang sangat ideal bagi dirinya. Dibandingkan dengan tekanan masif di Old Trafford, di Italia ia diprediksi bakal memperoleh kelonggaran waktu guna mentransformasikan filosofi taktiknya.
Kesesuaian Taktik Tiga Bek
Aspek krusial yang diprediksi mempercepat kesuksesannya di Italia adalah kecocokan skema permainan. Sewaktu menukangi Sporting CP maupun Manchester United, Ruben Amorim sangat identik dengan pakem formasi tiga bek sejajar. Penerapan strategi tersebut sempat memicu gelombang kritik di Inggris lantaran dianggap tidak selaras dengan karakteristik materi pemain Setan Merah.
Sebaliknya, komponen skuad AC Milan justru sudah sangat familier dengan skema taktis serupa. Berbekal kecocokan tersebut, proses adaptasi taktik diperkirakan tidak membutuhkan waktu lama. Ruben Amorim hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian minor pada komposisi pemain untuk membuat Rossoneri kembali kompetitif di papan atas Serie A.
Pengumuman resmi kerja sama ini dilaporkan hanya tinggal menunggu momentum yang tepat. Kesepakatan ini bakal menandai kiprah ketiga kalinya bagi sang pelatih di luar tanah kelahirannya, sekaligus menjadi panggung pembuktian kapasitas dirinya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow