Ruben Amorim Resmi Tangani AC Milan Usai Tinggalkan Manchester United

Smallest Font
Largest Font

Pelatih asal Portugal Ruben Amorim resmi ditunjuk sebagai juru taktik baru AC Milan menggantikan Massimiliano Allegri dengan ikatan kontrak berdurasi tiga tahun, dilansir dari Bola pada Senin (7/7/2026).

Mantan pelatih Manchester United berusia 41 tahun tersebut tiba di Milan untuk memimpin Rossoneri setelah melalui masa-masa sulit di Inggris. Manajemen AC Milan merekrutnya guna membangkitkan performa tim yang musim lalu gagal menembus zona Liga Champions karena finis di peringkat kelima klasemen akhir Serie A.

Dalam menjalankan tugasnya di San Siro, Amorim membawa gerbong staf kepelatihannya yang terdiri atas Carlos Fernandes, Emanuel Ferro, Adelio Candido, serta pelatih penjaga gawang Jorge Vital. Berdasarkan laporan Calciomercato pada Selasa (7/7/2026), Amorim mengaku bangga dan menganggap posisi ini sebagai kehormatan besar karena Milan memiliki tempat khusus di hatinya.

"Ini adalah tantangan yang sangat besar yang saya terima, meski setelah tantangan terakhir (di Manchester United), saya sempat mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya ingin menerima tantangan yang lebih kecil," ujar Ruben Amorim.

Keputusan mengambil pekerjaan di Italia ini menjadi lembaran baru bagi Amorim setelah ia didepak oleh Manchester United pada Januari 2026. Selama 14 bulan menukari klub Liga Inggris tersebut sejak November 2024, ia dinilai tidak konsisten dan mencatatkan 25 kemenangan dari 63 laga.

"Mungkin ini justru tantangan yang lebih besar daripada sebelumnya. Saya bangga berada di sini, begitu juga seluruh staf saya," tambah Ruben Amorim.

Arsitek tim yang baru ini menyadari beban berat yang ada di pundaknya untuk membawa kembali mentalitas juara ke dalam skuad Rossoneri yang tertinggal 17 poin dari Inter Milan pada musim lalu.

"Saya datang ke Milan untuk menang. Jika Anda menjadi pelatih Milan, Anda harus memiliki mentalitas seperti itu," ujar Ruben Amorim.

Ia menegaskan siap menghadapi realitas bahwa klub raksasa Italia tersebut membutuhkan banyak perbaikan taktis agar bisa kembali bersaing di papan atas sepak bola domestik maupun Eropa.

"Saya tidak naif. Saya tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, jika Anda menjadi pelatih Milan, Anda harus bermain untuk meraih kemenangan," tambah Ruben Amorim.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow