Riyatno Abiyoso Jaga Kebugaran Mandiri Menjelang BRI Super League

Smallest Font
Largest Font

Winger PSIM Yogyakarta Riyatno Abiyoso gencar menjalankan latihan mandiri demi menjaga kebugaran fisik selama masa jeda kompetisi BRI Super League pada Minggu (7/6/2026). Langkah ini diambil sang pemain agar kondisi tubuhnya tidak mengalami penurunan drastis sebelum tim kembali berkumpul.

Dilansir dari Bola, pemain berusia 27 tahun tersebut tetap aktif melakukan aktivitas olahraga meskipun tim pelatih tidak memberikan program latihan khusus selama masa libur pascakompetisi yang tuntas akhir Mei lalu.

"Kalau dari pelatih enggak ada program khusus, tapi saya tetap jaga kondisi saja. Latihan mandiri seperti gym atau lari-lari. Kadang juga ikut fun football untuk menjaga kebugaran," ujar Abiyoso.

Rutinitas tersebut krusial dilakukan agar dirinya langsung siap saat persiapan musim baru dimulai. Pemain jebolan Persela Lamongan ini tidak ingin kehilangan ritme bertanding saat masa jeda.

Ekspektasi besar kini berada di pundak klub berjuluk Laskar Mataram yang siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan mengandalkan duet Ze Valente dan Rafinha. Abiyoso sendiri tercatat mengukir 22 penampilan, mencetak satu gol, serta menyumbang dua assist dari total 34 laga musim lalu setelah didatangkan pada Juli 2025.

Meski mengawali musim dari bangku cadangan karena persaingan ketat dengan Deri Corfe di sektor sayap kiri, performa Abiyoso terus meningkat hingga mendapat kepercayaan lebih pada paruh musim. Kontrak sang pemain bersama Laskar Mataram masih berjalan hingga 31 Mei 2027.

"Harapannya semoga PSIM bisa lebih baik lagi dari musim kemarin. Untuk saya pribadi bisa dapat menit bermain banyak dan berkontribusi lebih buat tim," harap Abiyoso.

Pihak manajemen klub dilaporkan bakal mengumpulkan tim kembali untuk memulai latihan intensif dalam menghadapi musim baru pada bulan depan.

"Mungkin sekitar bulan Juli karena musim kan mulai di September. Masih ada waktu juga kan untuk mengerjakan semuanya," papar General Manager PSIM, Steven Sunny.

Manajemen Laskar Mataram menilai Juli menjadi momentum ideal mengingat sepak mula kompetisi BRI Super League 2026/2027 dijadwalkan bergulir pada 4 September 2026. Klub yang menyudahi musim 2025/2026 di peringkat ke-11 dengan 45 poin dari hasil 11 kemenangan, 12 imbang, dan 11 kekalahan ini juga telah memastikan posisi Jean-Paul van Gastel tetap bertahan sebagai pelatih kepala.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed