Skor AnTuTu 2.4 Juta dan Kamera Periskop Xiaomi Terbaru Bikin iPhone Terasa Ketinggalan

Smallest Font
Largest Font

Skor AnTuTu 2.4 juta yang dirilis oleh lini Xiaomi terbaru sukses membuat saya geleng-geleng kepala saat pertama kali mengujinya langsung di meja kerja.

Sebagai reviewer yang sudah memegang ratusan gawai, lompatan performa Xiaomi terbaru di tahun 2026 ini benar-benar menghancurkan ekspektasi lama saya terhadap batasan efisiensi daya sebuah smartphone bodi ringkas.

Bukan cuma menang di atas kertas, racikan hardware teranyar ini membawa perubahan masif yang langsung terasa sejak detik pertama layar dinyalakan.

Saat pertama kali menjalankan pengujian berat, saya sempat ragu apakah bodi ringkasnya mampu menahan panas dari performa ekstrem berarsitektur all-big-core.

Berdasarkan data teknis dari [www.91mobiles.com](https://www.91mobiles.com), pengujian salah satu varian teratas perangkat ini mencatatkan skor performa sintetis luar biasa mencapai 2.431.158 pada aplikasi AnTuTu.

Angka monster ini lahir berkat adopsi penuh chipset fabrikasi 3nm global yang ditopang oleh sistem pendingin khusus yang jauh lebih luas dari generasi sebelumnya.

Ketika saya pakai untuk melakukan rendering video format 4K berdurasi sepuluh menit, gejala throttling yang biasanya menjadi musuh utama Xiaomi sama sekali tidak nampak.

Sistem manajemen termal yang baru mampu mendistribusikan panas secara merata ke seluruh permukaan frame belakang tanpa membuat tangan saya merasa tidak nyaman.

Bagaimana raksasa teknologi ini bisa membenamkan performa sebesar itu tanpa mengorbankan kenyamanan genggaman tangan pembeli? Jawabannya ada pada efisiensi daya arsitektur core terbarunya.

Spesifikasi Inti Penggerak Performa Flagship

Dapur pacu utama gawai ini mengandalkan kombinasi CPU octa-core berkekuatan tinggi yang membagi tugas secara sangat spesifik.

Klaster pemrosesan dibagi menjadi 1×2,7 GHz untuk tugas berat, 3×2,4 GHz untuk multitasking harian, serta 4×1,8 GHz demi menghemat konsumsi baterai.

Konfigurasi GPU internalnya juga mengalami perombakan arsitektur besar-besaran demi mengejar stabilitas frame rate di atas 120 frame per detik pada game kompetitif.

Apakah peningkatan performa mentah ini langsung berbanding lurus dengan kualitas visual visual yang disajikan kepada mata pengguna?

Layar AMOLED Super Terang yang Sangat Ramah Mata

Melihat panel layar depan gawai ini membuat saya sadar bahwa persaingan tingkat kecerahan layar di industri sudah mencapai level yang sangat absurd.

Xiaomi menyematkan panel dioda pancar cahaya organik atau AMOLED berkualitas premium dengan bentang ukuran dinamis dari 6,36 inci hingga versi ultra 6,9 inci.

Saat saya bawa keluar ruangan di bawah terik matahari siang, layar beresolusi WQHD+ alias 1200 x 2608 piksel ini tetap menyajikan kontras yang tajam.

Kemampuan adaptif refresh rate dari 1Hz hingga 144Hz bekerja sangat mulus, terutama saat berpindah dari membaca artikel teks ke menonton video high-frame-rate.

Menurut ulasan mendalam di carisinyal.com, penggunaan panel layar khusus ini bahkan telah mendapatkan empat buah sertifikasi resmi dari lembaga pengujian internasional TÜV Rheinland.

Sertifikasi ini menjamin emisi cahaya biru berada pada tingkat paling rendah, sehingga mata saya tidak cepat lelah meski harus menatap layar berjam-jam.

Namun, keindahan visual layar depan ini rasanya akan mubazir jika tidak diimbangi oleh sektor penangkap gambar yang mumpuni di bagian belakang.

Kamera Periskop Mewah yang Akhirnya Turun Kasta

Urusan fotografi menjadi daya tarik paling emosional bagi saya pribadi ketika membongkar kotak ritel Xiaomi terbaru ini.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah seri menengah ke atas produsen ini, kamera telefoto periskop berspesifikasi tinggi yang biasanya hanya ada di varian tertinggi, kini sudah diimplementasikan ke dalam model standar yang memiliki dimensi bodi lebih ringkas.

Langkah berani ini, seperti dicatat oleh carisinyal.com, mendobrak tradisi lama di mana konsumen dipaksa membeli varian paling mahal hanya demi mendapatkan lensa zoom jauh.

Sensor utama berukuran masif hingga 1 inci berpadu manis dengan lensa periskop telefoto berkekuatan luar biasa mencapai 200 MP yang dilengkapi penstabil gambar optis atau OIS.

Saat memotret objek sejauh beberapa puluh meter, fitur optical zoom hingga 5x dan 10x mampu menghasilkan detail gambar yang sangat bersih tanpa noise digital berlebih.

Ada juga fitur tele-macro unik yang mampu mengunci fokus tajam dari jarak terdekat 30 cm untuk menghasilkan efek bokeh latar belakang yang sangat dramatis.

Satu fitur favorit baru saya adalah live moment, yang secara otomatis merekam klip pendek beberapa detik sebelum tombol rana ditekan oleh jari.

Lalu, dengan modul kamera sebesar ini dan chipset bertenaga monster, seberapa tahan baterai gawai ini dapat menemani aktivitas harian Anda?

Ulasan Lengkap Flagship Paling Sebanding Tahun Ini | Youtuber Cupu

Revolusi Silikon Karbon dan Pengisian Daya Kilat 100W

Dilema smartphone bertenaga besar biasanya terletak pada bodi yang mendadak tebal mirip batu bata akibat kapasitas baterai yang dipaksakan besar.

Xiaomi memecahkan masalah klasik tersebut dengan memanfaatkan teknologi material baterai silikon-karbon terbaru yang memiliki kerapatan energi jauh lebih padat.

Pilihan kapasitas baterai yang tertanam di dalam lini produk ini sangat bervariasi, mulai dari 5.240 mAh, 5.410 mAh, hingga varian monster 6.500 mAh dan 7.000 mAh.

Hebatnya, ukuran fisik baterai 7.000 mAh mereka kini tidak lebih tebal dari baterai lithium-ion standar berkapasitas 5.000 mAh pada generasi dua tahun lalu.

Urusan mengisi daya juga tidak kalah impresif berkat teknologi pengisian daya kabel berkecepatan tinggi yang menyentuh angka maksimal hingga 100W.

Saat baterai kosong total, saya hanya butuh waktu sekitar 40 hingga 48 menit saja untuk membuat indikator persentase kembali menyentuh angka 100 persen.

Bagi pencinta ekosistem nirkabel, dukungan wireless charging hingga 80W dan fitur reverse charging 22,5W siap mengubah gawai ini menjadi powerbank darurat.

Untuk memudahkan Anda melihat peta kekuatan varian hardware gawai ini, saya merangkum data spesifikasi intinya berdasarkan referensi tepercaya.

Perbandingan Spesifikasi Teknis Komponen Utama Lini Xiaomi Terbaru 2026
Komponen UtamaSpesifikasi MinimalSpesifikasi Maksimal
Fabrikasi Chipset3 nanometer3 nanometer
Kapasitas Baterai5.240 mAh7.560 mAh
Daya Pengisian Kabel100 Watt100 Watt
Daya Nirkabel80 Watt80 Watt
Resolusi Sensor Kamera50 Megapiksel200 Megapiksel
Tingkat Kecerahan Layar3.200 nits3.500 nits

Melihat kombinasi angka-angka di atas, rasanya sulit untuk tidak terpikat dengan arah baru pengembangan produk yang dilakukan oleh tim engineer mereka.

Namun, sebagai reviewer yang berkomitmen pada kejujuran, saya tentu menemukan beberapa catatan minus yang wajib Anda ketahui sebelum melangkah ke kasir.

Sisi Minus yang Mengganggu Kenyamanan Genggaman Harian

Tidak ada smartphone yang sempurna, dan Xiaomi terbaru ini mengorbankan kenyamanan ergonomi demi mengejar estetika desain bodi yang serbapipih.

Keputusan menggunakan baterai silikon-karbon berkapasitas besar memang sukses menjaga ketipisan bodi, namun bobot total gawai ini tetap terasa berat di tangan.

Modul kamera belakang yang menampung sensor periskop 200 MP dan lensa 1 inci menonjol sangat tebal, membuat bodi gawai terasa tidak seimbang saat diletakkan di meja.

Ketika saya menggenggamnya dalam posisi horizontal untuk bermain game, jari telunjuk saya berulang kali tidak sengaja menyentuh kaca pelindung lensa kamera yang besar itu.

Sistem antarmuka software teranyar mereka juga masih membawa beberapa aplikasi bawaan pra-instal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan oleh pengguna kasual.

Meskipun iklan pop-up sistem sudah jauh berkurang dibanding lini produk kelas bawah, keberadaan bloatware ini sedikit menodai impresi premium dari sebuah perangkat flagship.

Apakah segala kekurangan minor di sektor ergonomi dan software tersebut sebanding dengan seluruh kemewahan teknologi performa yang ditawarkan?

Integrasi sensor kamera periskop berspesifikasi tinggi ke dalam varian bodi standar dengan sokongan baterai silikon-karbon berdaya tahan tinggi adalah keputusan bisnis yang sangat tepat.

Bagi konsumen yang mencari perangkat harian dengan kemampuan fotografi kelas berat tanpa harus mengorbankan kenyamanan kantong celana, lini terbaru ini berada di posisi teratas.

Performa stabil dari chipset fabrikasi 3nm dengan skor AnTuTu melampaui 2.4 juta poin memberikan jaminan investasi jangka panjang yang sangat aman hingga beberapa tahun ke depan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed