Gusnul Yakin Merekomendasikan Tiga Pemain Muda Masuk Timnas Indonesia Senior

Smallest Font
Largest Font

Pengamat sepak bola senior Gusnul Yakin menilai tiga pemain Timnas Indonesia U-19 layak dipromosikan oleh pelatih John Herdman ke skuad senior menyusul debut manis Mathew Baker.

Dilansir dari Bola, Mathew Baker yang baru berusia 17 tahun melakoni debut selama sepuluh menit saat Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday di SUGBK Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Gusnul Yakin melihat potensi besar dalam diri Welber Jardim yang kini membela Sao Paulo U-20 di Brasil untuk mengisi posisi gelandang pengatur permainan skuad Garuda.

"Kekurangan Welber Jardim mungkin pada kekuatan fisik dan mental bertarung lebih kuat lagi. Saya lihat dia tipe gelandang flamboyan. Tapi itu bisa diperbaiki pelan-pelan. Yang jelas skill dan visi bermainnya sangat bagus," jelas Gusnul Yakin.

Selain Welber, penyerang Persis Solo Arkhan Kaka juga dianggap mengalami perkembangan individu yang sangat pesat dan bermain lebih dewasa.

"Dulu Arkhan Kaka sering berlari tanpa tujuan jelas. Tapi sekarang pergerakannya sangat efektif. Dia tampil dingin dan berani duel satu lawan satu. Paling menonjol, naluri golnya tambah tajam," ucap Gusnul Yakin.

Mantan pelatih tersebut berharap John Herdman memberikan kesempatan kepada putra Purwanto Suwondo tersebut pada ajang Piala AFF 2026.

"Menurut saya, Arkhan Kaka bisa dicoba ke senior di Piala AFF. Agar dia punya pengalaman bermain dalam tekanan lebih tinggi. Dia bisa jadi solusi regenerasi penyerang di Timnas Indonesia yang selama ini sulit ditemukan," ujarnya.

Nama terakhir yang direkomendasikan adalah penyerang sayap Persipura Reno Salampessy yang dinilai memiliki kecepatan dan mental petarung yang kuat.

"Saya kira kualitas Reno Salampessy juga baik. Visi bermain, skill individu, dan mentalnya kuat. Dia petarung yang tak kenal putus asa. Ya, boleh John Herdman mencobanya di Timnas Indonesia," paparnya.

Meski demikian, Gusnul Yakin memberikan catatan agar anak kandung Ricardo Salampessy tersebut bisa bermain lebih tenang dan tidak terlalu sering menggiring bola sendirian.

"Reno Salampessy masih perlu dipoles lagi. Pertama adalah ketenangan. Dia juga harus bermain lebih simpel. Dia tak perlu menggiring bola dengan melewati banyak lawan," tutur Gusnul Yakin.

Perubahan positif pun mulai terlihat dari gaya main Reno saat membela Timnas U-19 dalam beberapa pertandingan terakhir di bawah arahan pelatih Nova Arianto.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow