Real Madrid Dekati Jose Mourinho untuk Atasi Krisis Ruang Ganti

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Manajemen Real Madrid dikabarkan mulai mengambil langkah konkret untuk memulangkan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Upaya ini dilakukan demi mengatasi pergolakan besar yang tengah terjadi di internal skuad Los Blancos. Seperti dilansir dari Bola, petinggi Madrid dilaporkan telah membangun komunikasi langsung dengan Mourinho.

Juru taktik asal Portugal yang kini menukari Benfica tersebut menyambut baik peluang untuk kembali melatih mantan klubnya. Kondisi internal Real Madrid memang terus memanas dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai persoalan ruang ganti mulai terkuak, termasuk kritik tajam yang mengarah kepada Kylian Mbappe akibat melakukan perjalanan ke Italia saat proses pemulihan cedera.

Ketegangan antarpemain juga sempat pecah di tengah sesi latihan tim. Puncaknya ditandai oleh insiden pertikaian fisik yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni.

Perkelahian tersebut dikabarkan mengakibatkan Federico Valverde menderita cedera pada bagian kepala. Atas tindakan indisipliner ini, manajemen klub dilaporkan telah menjatuhkan sanksi denda finansial yang cukup besar kepada kedua pemain. Rentetan masalah indisipliner tersebut membuat jajaran manajemen dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan terhadap Alvaro Arbeloa. Pelatih yang menggantikan Xabi Alonso sejak Januari lalu itu dinilai tidak mampu mengendalikan situasi ruang ganti.

Jose Mourinho dinilai sebagai figur yang tepat karena memiliki kepribadian tegas untuk mengembalikan kedisiplinan skuad. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut-sebut bakal memegang kendali penuh dalam menentukan keberhasilan operasi pemulangan ini. Sebelum mengerucut ke nama Mourinho, beberapa pelatih top seperti Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino sempat masuk dalam radar pantauan. Namun, Mourinho dianggap memiliki nilai lebih karena sudah memahami tekanan besar di Santiago Bernabeu.

Pelatih berjuluk The Special One itu tercatat pernah menangani Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013. Saat itu, ia sukses meredam tekanan ego bintang-bintang besar seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, hingga Sergio Ramos.

Rekam Jejak Keberhasilan Pelatih Reuni

Langkah mempekerjakan kembali mantan pelatih bukan hal baru bagi manajemen Los Blancos. Real Madrid memiliki tren positif dan catatan kesuksesan yang nyata saat menggunakan pola penunjukan ulang ini.

Carlo Ancelotti menjadi salah satu contoh keberhasilan dari skema reuni tersebut. Setelah kembali menukangi klub pada musim panas 2021, ia sukses mempersembahkan dua gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub. Pencapaian luar biasa pada periode kedua itu sekaligus melengkapi kesuksesan Carlo Ancelotti pada masa bakti pertamanya di tahun 2013-2015.

Saat itu, juru taktik asal Italia tersebut menyumbangkan satu trofi Liga Champions dan satu Copa del Rey. Pola serupa juga pernah diterapkan klub saat kembali memercayai Zinedine Zidane. Legenda sepak bola Prancis itu sukses mengamankan tiga gelar Liga Champions dan satu La Liga pada periode pertama, lalu menambah satu trofi liga lagi di periode keduanya.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed