PSIM Yogyakarta Sapu Bersih Enam Laga Pramusim Tanpa Kekalahan
PSIM Yogyakarta mencatatkan tren positif tanpa tersentuh kekalahan dalam enam pertandingan uji coba pramusim menyongsong kompetisi BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram sukses membukukan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil manis tersebut ditutup dengan kemenangan tipis 2-1 atas Garudayaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, pada Selasa (25/8/2026) sore WIB. Dua gol kemenangan PSIM dicetak oleh pemain sayap asing Marvin Loria dan Ahmad Agung.
Sebelumnya, klub berjuluk Tim Naga Jawa ini meraih kemenangan atas tim lokal Beta Jaya dan UAD FC. Sementara itu, tiga hasil imbang diraih saat berhadapan dengan Bhayangkara FC, Persekabpas Pasuruan, dan Bali United. Seluruh rangkaian laga persiapan ini digelar sebelum kick-off kompetisi resmi pada 4 September.
Meski mengantongi catatan impresif, pelatih kepala PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai laga persahabatan bukan sekadar mencari hasil akhir di lapangan.
"Pada dasarnya setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan," ujar Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut menegaskan fokus utamanya adalah mematangkan kerangka tim serta memantau perkembangan performa anak asuhnya.
"Strateginya sama saja. Hanya saja, seperti yang sudah saya sampaikan, tujuan laga persahabatan selalu serupa. Namun, hal yang paling penting bagi saya dan menurut saya beberapa pemain mulai melupakannya adalah saya harus memilih tim utama," lanjut Van Gastel.
Namun, Van Gastel menyoroti penurunan tingkat persaingan internal skuad dalam memperebutkan posisi utama jelang bergulirnya liga.
"Secara keseluruhan saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut dan hal itulah yang sedikit mengkhawatirkan saya," kata Van Gastel.
Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kedalaman skuad jika para pemain tidak segera meningkatkan daya saing mereka.
"Namun, ada satu hal yang belum saya sebutkan dan tampaknya belum disadari oleh beberapa pemain, saya harus menyusun skuad," tutur Van Gastel.
Ia menekankan agar seluruh pilar Laskar Mataram segera merevaluasi diri demi meningkatkan performa tim secara keseluruhan.
"Akan tetapi, terkadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain," ucap Van Gastel.
Guna memaksimalkan sisa waktu persiapan pramusim, perbaikan kedisiplinan dan mentalitas menjadi fokus utama jajaran pelatih.
"Banyak sekali yang perlu diperbaiki," pungkas Van Gastel.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow