PSIM Yogyakarta Pertahankan Jean Paul van Gastel sebagai Pelatih
Manajemen PSIM Yogyakarta secara resmi melanjutkan kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2026/2027, sebagaimana dilansir dari Bola.
Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, menjelaskan bahwa keputusan mempertahankan sang juru taktik didasari oleh kesamaan visi dan nilai, terutama terkait integritas dalam menjalankan tugas untuk membawa klub menjadi lebih baik.
"Puji Tuhan saya bisa berjodoh dengan coach Jean-Paul van Gastel. Saya menilai beliau punya visi yang sama dengan PSIM, terutama soal integritas," ujar Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
Nilai integritas tersebut dipandang sebagai komitmen dasar agar seluruh elemen tim memiliki tujuan yang seragam saat melakoni persaingan di kasta tertinggi Liga Indonesia.
"Setiap orang punya nilai yang berbeda-beda. Ada yang suka fashion, ada yang suka kuliner. Tapi yang paling penting saya dan coach JP punya satu kesamaan, yaitu integritas," kata Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
Pihak manajemen meyakini bahwa kesamaan nilai dasar ini menjadi modal utama dalam membangun kerja sama jangka panjang untuk mendongkrak performa tim berjuluk Naga Jawa tersebut.
"Bagaimana caranya supaya PSIM datang untuk menang dan selalu bisa menjadi kebanggaan bagi banyak orang. Memang tidak mudah, tapi setidaknya value kami sama. Kalau nilai dasarnya sudah sama, perjalanan ke depan akan jauh lebih enak," ujar Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
Di samping faktor keselarasan visi, Liana menegaskan bahwa penyusunan komposisi pemain PSIM bukan atas keputusan tunggal sang pelatih, melainkan hasil diskusi kolektif tim pelatih, analis, tim pemandu bakat, hingga manajemen.
"Sekali lagi tolong diluruskan di media, karena saya tidak pernah mengatakan bahwa saya mempercayakan 100 persen kepada coach Jean-Paul sendiri. Itu salah," kata Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
Dalam menjalankan tugas perancangan skuad, pelatih kepala dibantu langsung oleh tim teknis serta jajaran manajemen klub.
"Coach JP membangun skuad ini bersama satu tim. Ada asisten pelatih, analis, tim scouting, kemudian juga diperbantukan oleh Mas Iksan sebagai manajer tim dan coach Guntur Cahyo. Jadi coach JP sudah diperkuat oleh tim yang lengkap," ujar Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
Meskipun proses perekrutan melibatkan banyak pihak, manajemen tetap memberikan kepercayaan penuh pada kapasitas kepemimpinan dan kecerdasan taktis yang dimiliki sang pelatih kepala.
"Kalau bicara secara teknis, saya memang percaya kepada coach JP. Selama bekerja dengan beliau, saya melihat beliau adalah pelatih yang sangat cerdas dalam menyusun skuad, terutama dalam hal leadership. Itu sangat penting di dalam sebuah tim," kata Liana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow