PSIM Yogyakarta Resmi Lepas Penyerang Sayap Ikhsan Chan
Manajemen PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan pemain sayap muda Ikhsan Chan menjelang kompetisi musim baru berdasarkan keputusan bersama dengan jajaran tim pelatih, dilansir dari Bola.
Pemain kelahiran Medan tersebut awalnya didatangkan oleh kubu Laskar Mataram untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026. Namun, manajemen sempat meminjamkan sang pemain ke klub Liga 2, FC Bekasi City, pada putaran kedua hingga masa kompetisi berakhir.
Pengakhiran kontrak ini menjadikan dirinya sebagai penggawa pertama yang secara resmi dilepas oleh manajemen PSIM Yogyakarta pada bursa transfer kali ini. General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny, memberikan apresiasi atas segala dedikasi yang telah ditunjukkan oleh sang penyerang sayap selama mengenakan seragam tim.
"Manajemen menyampaikan rasa terima kasih kepada Ikhsan Chan walaupun kebersamaan kita tidak berlangsung lama," ujar Steven Sunny, General Manager PSIM Yogyakarta.
Pihak manajemen menilai kontribusi yang diberikan oleh sang pemain sangat berarti bagi perjalanan klub selama ini. Steven Sunny menambahkan bahwa performa sang penyerang sayap di lapangan hijau mencerminkan daya juang yang tinggi.
"Dedikasi, kerja keras, serta kontribusi yang telah dia berikan saat membela PSIM sangatlah berarti bagi kami. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut," sambung Steven Sunny, General Manager PSIM Yogyakarta.
Manajemen juga memuji komitmen tinggi yang diperlihatkan oleh pemain muda potensial tersebut selama membela tim berjuluk Naga Jawa. Steven Sunny mendoakan agar sang pemain mendapatkan kesuksesan di klub baru tempatnya bernaung nanti.
"Ikhsan telah menunjukkan komitmen yang luar biasa. Dia adalah sosok pemain muda potensial yang memiliki daya juang tinggi untuk tim," kata Steven Sunny, General Manager PSIM Yogyakarta.
Pihak klub menegaskan bahwa pintu silaturahmi akan selalu terbuka karena sang pemain sudah menjadi bagian dari sejarah tim asal Kota Gudeg tersebut.
"Dia akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Laskar Mataram. Kami mendoakan kelancaran serta kesuksesan untuk Ikhsan di pelabuhan karier selanjutnya," imbuh Steven Sunny, General Manager PSIM Yogyakarta.
Langkah perombakan skuad ini diprediksi masih akan berlanjut mengingat beberapa nama pemain asing seperti Deri Corfe dan Donny Warmerdam juga dirumorkan bakal segera meninggalkan tim, meski manajemen belum mengeluarkan pernyataan resmi. Di sisi lain, manajemen baru saja mengumumkan perpanjangan kontrak bagi penjaga gawang berusia 23 tahun, Cahya Supriadi, yang dipastikan tetap bertahan untuk musim depan.
Merespons perpisahan ini, Ikhsan Chan mengungkapkan rasa bangganya karena pernah mendapatkan kesempatan berharga untuk membela klub sebesar PSIM Yogyakarta.
"Perasaan saya sangat bangga dan senang sudah bisa bergabung dengan tim yang sangat besar seperti PSIM. Saya merasa bahagia dan penuh semangat selama berada di sini," ungkap Ikhsan Chan, Pemain PSIM Yogyakarta.
Pemain asal Medan ini juga menjelaskan bahwa momen bekerja keras bersama rekan-rekan setim di Yogyakarta menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakan.
"Momen paling berkesan bagi saya hampir terjadi di setiap waktu, ketika saya bersama dan bekerja keras dengan teman-teman di PSIM. Saya juga menikmati Kota Jogja yang sangat indah ini," kata Ikhsan Chan, Pemain PSIM Yogyakarta.
Untuk mengisi waktu jeda kompetisi, sang pemain memilih untuk pulang ke kampung halaman guna berkumpul bersama keluarga sembari menjaga kondisi fisik secara mandiri.
"Sekarang saya kembali ke kampung halaman terlebih dahulu untuk bersama keluarga dan terus menjalani latihan mandiri. Saya berharap bisa memiliki karier yang lebih baik pada musim ini," tutup Ikhsan Chan, Pemain PSIM Yogyakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow