Premier League Sahkan Rekor Assist Bruno Fernandes Kontra Brighton
Premier League resmi mengesahkan rekor assist ke-21 Bruno Fernandes setelah kemenangan Manchester United atas Brighton pada Minggu (24-5-2026) malam WIB, dilansir dari Bola. Keputusan tersebut diambil setelah sempat muncul perdebatan mengenai proses gol sundulan Patrick Dorgu yang diduga menyentuh kiper Brighton, Bart Verbruggen, dalam laga yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Setan Merah. Peninjauan ulang mendalam segera dilakukan oleh pihak otoritas kompetisi bersama penyedia data statistik resmi guna memastikan keabsahan catatan umpan berujung gol milik kapten Manchester United tersebut.
"Terlihat sundulan Patrick Dorgu mengenai mistar lalu masuk setelah mengenai kiper Brighton, Bart Verbruggen," kata Sam Harris, Presenter BBC Sport.
Jika gol tersebut dinyatakan sebagai gol bunuh diri Verbruggen, Fernandes dipastikan gagal melewati pencapaian 20 assist dalam satu musim milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne. "Kalau itu yang terjadi, gol tersebut tentu akan dianggap gol bunuh diri dan bukan gol Dorgu. Artinya, Bruno Fernandes tidak akan mendapat assist ke-21 yang memecahkan rekor," kata Harris.
Namun, setelah melalui proses evaluasi komprehensif, Premier League menetapkan bahwa gol tersebut tetap sah menjadi milik Dorgu. "Opta sejak awal memberikan gol itu kepada Dorgu, lalu panel beranggotakan tiga orang yang terdiri dari mantan pemain dan wasit juga sepakat memberikan gol tersebut kepada Dorgu," ujar Harris.
Ketetapan dari panel akreditasi itu sekaligus memastikan sang gelandang asal Portugal resmi menjadi pemegang rekor tunggal assist terbanyak dalam sejarah satu musim Premier League. "Jadi, Bruno Fernandes resmi memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League dengan 21 assist," imbuh Harris. Pencapaian bersejarah ini memicu reaksi emosional dari sang pemain yang tidak menduga strategi bola mati timnya berjalan sangat efektif.
"Rasanya luar biasa. Saya sangat senang dan bangga," kata Bruno Fernandes, Gelandang Manchester United.
Gelandang berusia 31 tahun itu juga mengapresiasi keyakinan rekan setimnya terhadap potensi Dorgu di dalam kotak penalti lawan. "Sebenarnya ini bukan sesuatu yang pernah saya impikan sampai saya benar-benar mendekati rekor itu," ucap Fernandes. Fernandes menambahkan bahwa kemenangan kolektif tim untuk menutup musim kompetisi tetap menjadi prioritas utama di atas catatan pribadi.
"Hari ini saya cukup beruntung mendapatkannya," ucap Fernandes.
Dirinya juga menyebut peran penting pemain senior lain dalam memotivasi rekan-rekannya saat situasi bola mati. "Jonny Evans justru lebih yakin daripada saya terhadap skema bola mati untuk Patrick karena saya sendiri tidak terlalu yakin dia bisa mencetak gol lewat sundulan,” ujar Fernandes.
Meskipun demikian, Fernandes merasa sangat terhormat karena namanya kini bisa bersanding dengan para legenda besar kompetisi sepak bola tertinggi di Inggris. "Saya memang mendapat assist, tetapi yang paling penting kami menang hari ini dan menutup musim dengan sangat baik," imbuh Fernandes.
Pemain bernomor punggung delapan ini menilai bahwa lonjakan statistik umpannya musim ini lebih dipengaruhi oleh efektivitas penyelesaian akhir dari para penyerang tim. "Sebenarnya berada di level mereka saja sudah terasa spesial," ujar Fernandes. Ia memandang Henry dan De Bruyne sebagai figur-figur luar biasa yang telah membentuk reputasi besar Premier League di mata dunia.
"Kita berbicara tentang dua pemain yang membuat Premier League menjadi liga luar biasa. Mereka adalah dua pemain terbaik dalam sejarah kompetisi ini," ujar Fernandes.
Mantan pemain Sporting Lisbon ini menegaskan tidak ada perubahan signifikan pada gaya bermain maupun kreativitasnya di atas lapangan. "Cara bermain saya sebenarnya selalu sama," ujarnya. Peningkatan jumlah assist ini murni karena efisiensi lini depan Manchester United dalam mengonversi peluang menjadi gol.
"Kreativitas bukan sesuatu yang baru atau tiba-tiba meningkat," ujarnya.
Keputusan resmi dari otoritas liga ini memastikan nama Fernandes kokoh di puncak rekor individual Premier League. "Perbedaan terbesar hanyalah rekan-rekan setim saya sekarang mencetak lebih banyak gol dan saya mendapat kredit assist dari situ," kata Fernandes.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow