Peserta Kalimantan Utara Apresiasi Penyelenggaraan PENAS XVII Gorontalo
Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan di Provinsi Gorontalo menuai apresiasi dari peserta asal Kalimantan Utara pada Selasa, 23 Juni 2026. Acara nasional tersebut dinilai berjalan lebih terstruktur dan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan kualitas tata kelola kegiatan ini berwujud pada pengelolaan agenda utama hingga aktivitas pendukung lapangan yang lebih rapi. Berdasarkan laporan dari Ulanda, kelancaran pengorganisasian acara membuat para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian agenda tanpa hambatan berarti.
“Terkait PENAS ini yang jelas terstruktur. Dari segi penyelenggaraan acara menurut saya sudah baik. Ada beberapa peningkatan dari yang sebelumnya menjadi lebih baik di PENAS tahun ini,” ujar Taufan, peserta asal Kalimantan Utara.
Apresiasi juga diberikan terhadap kehadiran pasar rakyat dalam rangkaian kegiatan PENAS XVII. Fasilitas tersebut berfungsi efektif sebagai ruang transaksi sekaligus sarana promosi untuk mengenalkan berbagai produk lokal unggulan Gorontalo kepada pengunjung luar daerah.
“Pasar rakyat ini membantu masyarakat Gorontalo memperkenalkan produknya. Kami yang datang dari luar daerah jadi tahu produk-produk Gorontalo seperti apa. Ini menambah informasi bagi kami,” kata Taufan.
Interaksi ekonomi di pasar rakyat tersebut berhasil memperluas wawasan para peserta mengenai potensi lokal Gorontalo. Sektor pameran lain yang menjadi pusat perhatian adalah area gelar teknologi dan stan perwakilan per provinsi yang menampilkan inovasi sektor pertanian serta perikanan.
“Yang menarik bagi saya adalah stan gelar teknologi, terutama stan per provinsi. Di sana kita bisa melihat produk dan inovasi dari daerah lain serta menggali hal-hal yang bisa dijadikan percontohan di Kalimantan Utara,” ungkap Taufan.
Penerapan inovasi di stan teknologi tersebut dinilai relevan untuk menjadi referensi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kalimantan Utara. Pertemuan besar ini berfungsi sebagai wadah berbagi pengalaman dan ruang belajar bersama bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia guna mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow