Persija Jakarta Bidik Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru
Persija Jakarta dilaporkan tengah membidik Shin Tae-yong sebagai nakhoda baru mereka untuk menggantikan posisi Mauricio Souza. Pengumuman arsitek anyar tim berjuluk Macan Kemayoran ini dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6/2026) siang WIB. Jika resmi bergabung, Shin Tae-yong bakal memikul target besar di ibu kota.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut dibebani target untuk membawa Persija Jakarta merengkuh gelar juara Super League pada musim depan. Pengalaman selama lima tahun meramu Timnas Indonesia menjadi modal berharga bagi sang juru taktik. Namun, keraguan tetap membayangi mengingat rekam jejak terbarunya ketika menangani klub di Liga Korea Selatan.
Dilansir dari Bola, Shin Tae-yong lebih banyak menghabiskan karier kepelatihannya di level tim nasional. Sepanjang perjalanannya, ia tercatat baru dua kali menjabat sebagai pelatih kepala di level klub.
Karier kepelatihan pria kelahiran Gyeongbuk, Korea Selatan, pada 11 Oktober 1907 ini dimulai saat menjadi asisten pelatih Brisbane Roar pada Juli 2005 hingga Juni 2008. Ia kemudian ditunjuk sebagai pelatih interim Seongnam Ilhwa Chunma pada Desember 2008. Shin Tae-yong diangkat menjadi pelatih permanen Seongnam Ilhwa Chunma pada Februari 2010 hingga Desember 2012. Bersama klub yang kini bernama Seongnam FC tersebut, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Champions Asia atau ACL Elite 2010 dan Piala FA Korea 2011.
Selama menakhodai Seongnam Ilhwa Chunma, ia memimpin dalam 190 pertandingan. Rekor pertandingannya mencakup 82 kemenangan, 46 hasil imbang, dan 62 kekalahan. Setelah itu, ia merambah ke Timnas Korea Selatan sebagai asisten pelatih pada Januari-Agustus 2014, sebelum menjadi pelatih interim pada Agustus-September 2014. Ia kembali menjadi asisten pelatih pada September 2014 hingga Juli 2017.
Selain tim senior, ia dipercaya menukari Timnas Korea Selatan U-23 pada Februari 2015-Desember 2016 dan Timnas Korea Selatan U-20 pada Januari-Juli 2017. Ia kembali memimpin tim senior pada Januari-Desember 2016 serta Juli 2017-Juli 2018. Prestasi puncaknya di tim nasional terjadi saat menukangi Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Saat itu, ia membawa timnya meraih kemenangan sensasional 2-0 atas Jerman yang berstatus juara bertahan. Pada Januari 2020, Shin Tae-yong menerima pinangan PSSI untuk melatih tiga kelompok umur Timnas Indonesia sekaligus, yakni senior, U-23, dan U-20. Namun, kebersamaan itu berakhir pada Januari 2025 setelah ia diberhentikan oleh PSSI.
Pasca-melatih Indonesia, ia sempat menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) pada April 2025. Di bulan yang sama, ia juga menjadi General Manager paruh waktu di Seongnam FC.
Karier klubnya berlanjut saat didapuk sebagai pelatih Ulsan HD pada Agustus 2025 untuk membangkitkan klub yang sedang terpuruk. Meski menang 1-0 atas Jeju SK di laga debut, Ulsan HD kemudian menelan tiga kekalahan beruntun. Shin Tae-yong hanya bertahan selama dua bulan di Ulsan HD setelah menelan empat kekalahan dan empat imbang dari sepuluh laga. Pemberhentiannya tersebut diiringi kabar miring mengenai keharmonisan ruang ganti dengan pemain senior.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow