Kampus Terbaik Bersaing di Campus League 2026 Basketball The Nationals
Fase final Campus League 2026 Basketball The Nationals siap mempertemukan 10 tim putra dan 8 tim putri dari lima regional di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, pada 7-13 Juni 2026. Laga ini mempertemukan para juara dan runner-up regional dari Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta, dilansir dari Bola.
Proses pengundian pembagian grup secara terbuka telah dilaksanakan di kampus UPH Tangerang pada Jumat (5/6). Sesi drawing tersebut dihadiri oleh perwakilan DPD PERBASI Banten, PERBASI Kabupaten Tangerang, serta mantan atlet basket nasional selaku alumni kampus.
Pihak penyelenggara menyatakan kompetisi ini menjadi ajang pembuktian untuk menyandang status sebagai tim kampus nomor satu di Indonesia. Pemenang di sektor putra juga dijadwalkan akan dikirim untuk mewakili negara dalam turnamen tingkat internasional.
“Kita harapkan yang terbaik dari yang terbaik bisa bertemu di sini dan menunjukkan kemampuannya untuk menjadi kampus nomor satu di Indonesia. Terutama untuk kategori putra, kami juga memiliki kelanjutan kompetisinya, di mana nanti juara Campus League Basketball akan langsung melaju ke Asian University Basketball League (AUBL) melawan kampus-kampus dari sembilan negara Asia-Pasifik lainnya,” tegas Ryan Gozali, CEO Campus League.
Mantan atlet basket yang kini menjadi asisten pelatih turut memberikan pandangan mengenai dampak penyelenggaraan liga mahasiswa ini. Menurutnya, wadah kompetisi seperti ini sangat membantu pembentukan karakter atlet yang seimbang antara olahraga dan studi.
"Secara pribadi, saya melihat dampak yang diberikan Campus League ini sangat positif. Kompetisi ini memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk terus berkembang di bidang olahraga tanpa mengesampingkan pendidikan akademis mereka," ujar Kadek Pratita Citta Dewi, Peraih Gold Medal Sea Games 2023 yang kini menjabat sebagai Asisten Pelatih tim basket putri Universitas Esa Unggul Jakarta.
Kadek menekankan pentingnya turnamen ini dalam menumbuhkan nilai kedisiplinan dan relasi bagi para pemain muda.
"Selain itu, ajang ini juga sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta memperluas jaringan relasi sosial demi membentuk sosok student-athlete yang berimbang dan berkualitas di masa depan,” kata Kadek Pratita Citta Dewi.
Dukungan senada disampaikan oleh mantan pemain kampus yang kini berkarier di liga profesional Indonesia. Kompetisi ini dinilai menjadi jembatan penting untuk memikat perhatian para pemandu bakat klub besar.
“Sekarang banyak pelatih klub profesional nonton ke liga kampus untuk mencari bibit. Jadi mereka yang berkompetisi di sini harus memanfaatkan semaksimal mungkin agar selanjutnya ke profesional dan ke Timnas Indonesia. Bahkan mungkin bisa bermain di luar negeri juga,” ujar Juan Laurent, Pemain RANS Samba sekaligus Alumni Universitas Pelita Harapan.
Di sektor putra, persaingan ketat langsung tersaji di Grup A karena mempertemukan tim unggulan Universitas Surabaya (UBAYA) dan tuan rumah UPH Tangerang. Grup ini juga dihuni oleh Universitas Semarang (USM), ITHB Bandung, dan UNMUL Samarinda.
Pemain dari perwakilan Surabaya menyatakan kesiapan penuh timnya untuk menghadapi seluruh lawan tangguh di fase grup demi meraih gelar juara.
“Kami sudah persiapan secara secara matang, jadi ketemu siapa saja siap. Kami yakin bisa lolos sampai semifinal, dan menjadi juara,” kata Dylan Wilbert, penggawa dari tim putra UBAYA.
Sementara itu, Grup B sektor putra diisi oleh Universitas Kristen Maranatha, UKSW Salatiga, UNCEN Jayapura, BINUS Jakarta, dan Institut Perbanas Jakarta. Perwakilan dari Papua mengaku tetap optimistis walau datang dengan status runner-up regional.
“Kami tentu saja optimistis tampil di tingkat nasional ini. Meskipun di regional Surabaya kami menjadi runner-up, ketika sudah sampai di tingkat nasional ini, kami tetap akan memberikan yang terbaik. Begitu pula ketika bertemu dengan teman-teman dari regional yang berbeda, seperti UKSW, PERBASI, dan Maranatha. Kami akan berusaha menyelesaikan dan menghadapinya,” ujar Kaisani Samber, Official Team UNCEN Jayapura.
Untuk sektor putri, Grup C menyajikan persaingan sengit antara BINUS Jakarta, SCU Semarang, UPH Tangerang, dan UNPAR Bandung. Manajemen tim tuan rumah menegaskan target mereka untuk menyapu bersih kemenangan di laga kandang ini.
“Anak-anak yang penting percaya satu sama lain, percaya sistem yang ada, percaya sama pelatih. Menurut saya, anak-anak di tim sudah punya jiwa pemenang. Jadi, kita akan memberikan yang terbaik. Incaran kita tetap juara tim putri, baik itu di pool maupun juara The National,” ucap Dea Lasmaria Simanjuntak, Team Manager UPH Tangerang.
Babak penyisihan grup menggunakan sistem setengah kompetisi yang akan berlangsung hingga 11 Juni 2026. Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak semifinal pada 12 Juni, disusul laga perebutan tempat ketiga dan babak final pada 13 Juni 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow