Pep Guardiola Akhiri Karier Kepelatihan di Manchester City

Smallest Font
Largest Font

Manajer Pep Guardiola resmi mengakhiri masa baktinya selama satu dekade bersama klub Liga Inggris, Manchester City, setelah pertandingan pamungkas melawan Aston Villa di Etihad Stadium yang berlangsung hari ini, dilansir dari Bola.

Kepergian pelatih asal Spanyol tersebut menandai berakhirnya era keemasan yang menghasilkan enam gelar Premier League, tiga FA Cup, lima League Cup, dan satu trofi Liga Champions. Posisi kepelatihan di Manchester City selanjutnya akan diambil alih oleh Enzo Maresca, sementara Guardiola bakal mengemban peran baru sebagai duta klub.

Di tengah kepergiannya, Manchester City masih menghadapi tantangan berupa tuduhan lebih dari 115 pelanggaran keuangan. Kendati demikian, Guardiola menegaskan komitmen dan kepercayaan penuhnya terhadap manajemen klub untuk menyelesaikan persoalan hukum tersebut.

"Akan ada resolusi," ujar Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Guardiola menyatakan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan jajaran manajemen dan meyakini langkah yang diambil klub sudah tepat.

"Saya percaya pada mereka. Saya sudah berbicara dengan mereka dan saya percaya pada cara mereka bertindak," tutur Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Lebih lanjut, ia mengklarifikasi bahwa seluruh elemen tim yang ada saat ini sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran finansial tersebut.

"Tidak ada satu pun staf, backroom staff, pemain, atau manajer yang sekarang ada di sini saat itu terjadi. Jadi ini sudah lama sekali. Saya percaya pada klub," kata Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Terkait masa depannya di dunia sepak bola, Guardiola mengungkapkan keputusannya untuk beristirahat total demi keluarga setelah mengerahkan seluruh energinya untuk klub.

"Untuk sementara waktu, saya tidak akan menjadi manajer. Itu satu-satunya hal yang pasti," ujar Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Keputusan tersebut diambil karena ia merasa perlu memulihkan waktu bersama anak-anaknya yang sempat tersita selama masa kepelatihannya.

"Saya janji, jika saya masih punya energi, saya akan tetap di sini. Tapi saya pantas istirahat. Saya ingin memulihkan waktu yang hilang dengan anak-anak saya saat mereka tumbuh. Banyak hal yang belum saya lakukan, hal-hal sederhana yang ingin saya nikmati," ucap Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Meskipun posisi manajer mengalami transisi, Guardiola optimistis bahwa skuad Manchester City tetap kompetitif dan mampu mempertahankan performa di level tertinggi.

"Anda tidak bisa copy-paste di pekerjaan seperti ini," kata Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Ia menambahkan bahwa manajer baru harus bekerja secara natural dengan gaya kepemimpinannya sendiri agar klub tetap berjalan dengan baik.

"Skuad saat ini berada di tempat yang bagus. Saya yakin dengan pemain-pemain ini, manajer baru, dan seluruh staf, mereka akan melakukan apa yang diperlukan untuk terus bersaing di level tertinggi," tutur Pep Guardiola, mantan Manajer Manchester City.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed