Pep Guardiola Ingin Latih Timnas Inggris Usai Akhiri Era Satu Dekade di Manchester City
Pep Guardiola resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City pada musim panas ini. Keputusan tersebut menyudahi era kepemimpinannya selama 10 tahun di Stadion Etihad.
Langkah Guardiola berikutnya kini memicu banyak spekulasi. Meskipun masih menyisakan kontrak satu tahun, pelatih asal Spanyol tersebut memilih untuk menyudahi masa baktinya.
Guardiola menutup lembaran sejarah bersama The Citizens dengan mempersembahkan trofi Piala FA dan Carabao Cup pada musim terakhirnya. Total, ia mengoleksi 20 trofi selama satu dekade menangani klub tersebut.
Setelah sukses membesut Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City, pria berusia 55 tahun ini dilaporkan telah membocorkan rencana masa depannya kepada orang-orang terdekat.
Dilansir dari Bola, jurnalis Jack Gaughan mengungkapkan bahwa Guardiola menaruh minat untuk menakhodai Timnas Inggris di masa depan.
Dalam siaran di Sky Sports News, Gaughan menyebut kecil kemungkinan Guardiola akan kembali menangani klub sepak bola, meskipun sang pelatih dikenal bisa berubah pikiran.
"I rasa kita tidak akan melihatnya kembali melatih klub, meski dia dikenal bisa mengubah pikirannya dengan cepat," kata Gaughan, seperti dikutip The Sun.
Gaughan juga menyoroti unggahan putri sulung Guardiola di Instagram saat perpisahan sang ayah di jalanan kota Manchester.
"Dia tidak hanya berbicara tentang Manchester City, tetapi juga tentang sepak bola dengan menggunakan bentuk lampau. Bagi saya, itu sangat terasa seperti surat perpisahan," tutur Gaughan.
Hasrat Guardiola untuk beralih ke level internasional kini menjadi rumor hangat di kalangan pencinta sepak bola Inggris.
"Namun, Pep mengatakan kepada teman-temannya bahwa dia tertarik menangani Timnas Inggris di masa depan. Jadi, jika situasinya memungkinkan, itu akan menjadi sesuatu yang patut diperhatikan," ucap Gaughan.
Kontrak Thomas Tuchel dan Kebijakan FA
Langkah Guardiola menuju kursi pelatih Timnas Inggris tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena posisi tersebut masih diisi oleh Thomas Tuchel.
Menjelang Piala Dunia 2026, Tuchel telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama Federasi Sepak Bola Inggris (FA) hingga tahun 2028.
Inggris sendiri berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia 2026 sebelum disingkirkan oleh Argentina. Hasil tersebut memicu gelombang kritik dari publik yang menilai taktik Tuchel menghalangi langkah tim ke final.
Meski dihujani kritik, Tuchel dikabarkan tetap mendapat dukungan penuh dari FA untuk melanjutkan masa jabatannya.
Situasi ini membuat Guardiola harus bersabar menunggu giliran jika ingin merealisasikan impiannya melatih Harry Kane dan kawan-kawan.
Apabila FA mempertahankan prinsip merekrut pelatih terbaik tanpa memandang kewarganegaraan, nama Guardiola diprediksi akan berada di daftar teratas saat posisi pelatih kembali lowong.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow