Pep Guardiola Dilirik FIGC Tangani Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mulai mendekati Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala Timnas Italia. Langkah ini berpotensi membuka babak baru dalam perjalanan karier manajer asal Spanyol tersebut di ranah internasional, dilansir dari Bola. Gli Azzurri tercatat mengoleksi empat trofi Piala Dunia dan dua gelar Piala Eropa.

Meski demikian, pencapaian mentereng tersebut berbanding terbalik dengan tren penurunan performa mereka dalam beberapa musim terakhir. Kegagalan menembus putaran final Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun menjadi titik terendah Italia. Laju mereka terhenti di babak play-off zona Eropa menuju Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina, yang berujung pada pemutusan kontrak Gennaro Gattuso pada April.

Kehadiran Guardiola dinilai dapat memberikan dampak positif bagi pembenahan tim. Walau begitu, kesuksesan di tingkat klub tidak menjadi jaminan bahwa proses pembangunan skuad Garuda Biru akan berjalan tanpa kendala.

FIGC menempatkan nama pelatih Manchester City tersebut sebagai prioritas utama dalam agenda kebangkitan tim nasional. Peran ini menuntut penyesuaian dari rutinitas kompetisi harian menuju ritme jeda internasional yang berbeda. Pembenahan mentalitas bertanding menjadi fokus utama yang harus diselesaikan. Skuad Italia sempat menjuarai Euro 2021 usai menundukkan Inggris, namun konsistensi tersebut gagal dipertahankan hingga posisi mereka merosot ke peringkat 15 dunia.

Pengalaman memimpin Barcelona dan Manchester City membuktikan kapasitas Guardiola dalam membangun filosofi permainan. Namun, keterbatasan waktu kumpul di tim nasional menuntut penyampaian taktik yang cepat serta pemilihan pemain yang presisi.

Jadwal Pertandingan dan Agenda Mendatang

Jika sepakat bekerja sama, kelolosan ke Euro 2028 di Inggris dan Irlandia menjadi sasaran jangka pendek yang harus dicapai melalui babak kualifikasi pada 2027. Sebelum memasuki kualifikasi tersebut, Italia bakal berlaga di UEFA Nations League. Partai kontra Belgia di Stadion Olimpico Roma pada 25 September berpotensi menjadi laga debut sang juru taktik.

Pada ajang yang sama, Italia juga dijadwalkan bersaing melawan Turki dan Prancis. Rangkaian enam pertandingan dari September hingga November akan menjadi tolok ukur awal efektivitas strategi sang pelatih.

Di samping itu, keinginan Guardiola untuk beristirahat setelah satu dekade menangani Manchester City menjadi pertimbangan mendasar sebelum mengambil keputusan akhir.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow