Pemkot Gorontalo Luncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru Berbasis Daring
Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 berbasis teknologi daring di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Rabu, 3 Juni 2026. Langkah transformatif ini diterapkan untuk menciptakan proses seleksi masuk sekolah yang lebih terbuka, adil, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat, seperti dilansir dari Ulanda.
Acara peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Husin Ali, tim kerja wali kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Penerapan sistem digital ini diharapkan dapat memperbaiki tata kelola pendidikan dan mempermudah akses pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menyatakan bahwa sistem baru ini dirancang untuk memastikan kesetaraan kesempatan bagi seluruh calon peserta didik. Melalui sistem daring, masyarakat dapat memantau seluruh proses pendaftaran secara langsung sehingga menekan potensi praktik yang merugikan orang tua.
"Tujuan SPMB adalah memberikan kesempatan yang adil dan berkualitas kepada seluruh warga Kota Gorontalo, khususnya para orang tua yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah," kata Husin Ali, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menghadirkan proses penerimaan murid yang bersih. Pengintegrasian sistem secara digital diyakini mampu mempersempit ruang terjadinya berbagai bentuk kecurangan yang kerap menjadi persoalan klasik setiap tahun.
"Dengan sistem yang ada, insya Allah kita dapat meminimalisasi berbagai bentuk penyimpangan. Yang terpenting adalah niat orang tua untuk menyekolahkan anaknya," ujar Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
Selain masalah administrasi, Adhan juga memberikan perhatian serius pada tantangan besar berupa degradasi moral dan persoalan sosial di kalangan remaja akibat penggunaan telepon genggam yang tidak terkontrol. Ia menginstruksikan jajaran dinas pendidikan untuk meningkatkan pengawasan di sekolah serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum demi menjamin keamanan siswa.
"Pendidikan tidak hanya soal belajar di kelas. Kita harus memastikan lingkungan sekolah benar-benar aman dan mampu membentuk karakter anak-anak kita," kata Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
Lebih lanjut, ia menyoroti vitalnya peran tenaga pendidik sebagai pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Guru diharapkan mampu menjadi pengarah perubahan di tengah arus perkembangan teknologi yang sangat cepat.
"Guru menjadi pelopor kita dalam membina generasi masa depan," ujar Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
Pada bagian akhir arahannya, Wali Kota Gorontalo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi secara tulus demi memajukan mutu pendidikan daerah.
"Marilah kita terus berkarya dengan ketulusan dan semangat yang tidak pernah padam. Dari tangan dan hati kita bersama akan lahir masa depan pendidikan yang lebih bermutu," kata Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow