Gelombang Pemain Naturalisasi dan Diaspora Ramaikan Piala AFF 2026
Pentas Piala AFF 2026 menyajikan dinamika baru dengan maraknya kehadiran pemain naturalisasi dan diaspora pada jajaran peserta. Persaingan antarnegara di Asia Tenggara kini menjadi semakin kompetitif.
Sebanyak 15 pemain naturalisasi dan 41 sosok alih kewarganegaraan berstatus memiliki garis keturunan resmi tercatat berpartisipasi. Komposisi ini mewarnai peta kekuatan setiap tim nasional.
Dikutip dari Bola, skuad Filipina menduduki urutan pertama dengan memboyong 14 pemain heritage tanpa memiliki legiun naturalisasi. Namun, dominasi tersebut belum sanggup membendung Myanmar yang mengandalkan pilar lokal usai Filipina takluk 1-4 di kandang sendiri.
Sementara itu, Timnas Indonesia mengombinasikan satu pemain naturalisasi atas nama Marc Klok dengan 11 pilar diaspora. Racikan pelatih John Herdman telah membukukan kemenangan awal saat melibas Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari Bogor.
Kamboja sebenarnya juga memperkuat kedalaman tim menggunakan lima pemain naturalisasi. Mereka adalah Iago Bento asal Brasil, Yudai Ogawa serta Hikaru Mizuno dari Jepang, Alisher Mirzaev dari Uzbekistan, dan Abdel Kader Coulibaly dari Pantai Gading.
Adapun Kevin Diks sempat menjadi perhatian publik selepas menunjukkan ekspresi syukur usai Indonesia mengamankan kemenangan 1-0 atas Mozambik dalam laga uji coba internasional di Jakarta.
Langkah masif turut diambil Timor Leste yang mengandalkan delapan pemain diaspora berdarah Portugal dan Brasil. Tim asuhan Jose Pedro Alves Salazar melaju ke putaran final usai memenangi babak playoff kontra Brunei Darussalam.
Meski memberi dampak positif pada pola permainan Timor Leste, arsitek tim asal Portugal tersebut masih berjuang mencari poin pertama. Timor Leste menelan kekalahan dari Vietnam 0-7 dan Singapura 0-2 pada fase Grup A.
Di sisi lain, Singapura tampil perkasa memimpin klasemen sementara Grup A lewat deretan amunisi seperti Kyoga Nakamura, Song Ui-young, Ryhan Stewart, Harhys Stewart, Irfan Fandi, hingga Ilhan Fandi.
Juara bertahan Vietnam tidak ketinggalan menambah amunisi lewat Nguyen Tai Loc dan Do Hoang Hen yang menyusul Nguyen Xuan Son. Skuad Vietnam pun makin solid bersama pilar diaspora seperti Dang Van Lam, Patrik Le Giang, Nguyen Filip, Cao Pendant, dan Quang Vinh.
Malaysia juga mengandalkan deretan pilar naturalisasi mumpuni. Nama-nama seperti Paulo Josue, Endrick dos Santos, Ezequiel Aguero, Nooa Laine, Dominic Tan, Rodney Celvin, serta Jimmy Raymond masuk dalam daftar susunan pemain.
Fenomena ini mendapat tanggapan dari mantan pelatih Persela asal Padang, Jafri Sastra, yang menilai pergeseran strategi tersebut sebagai tuntutan sepak bola modern.
"Di era sepak bola sekarang, pemain naturalisasi dan diaspora sudah jadi kebutuhan jika negara tersebut ingin berprestasi. Khusus di kawasan ASEAN, ini juga sebagai tuntutan. Saya kira semua peserta sangat serius bersaing di Piala AFF 2026. Ini membuat atmosfer turnamen makin seru," kata Jafri Sastra.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow