Pemain Manchester United Temui Ruben Amorim usai Laga Pramusim

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah pemain Manchester United menghampiri mantan pelatih mereka, Ruben Amorim, usai laga pramusim melawan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, Sabtu. Momen tersebut menjadi pertemuan pertama Amorim dengan skuad Setan Merah setelah dipecat tujuh bulan lalu, sebagaimana dilansir dari Bola.

Dalam pertandingan tersebut, Manchester United menelan kekalahan 2-4 dari AC Milan. Hasil ini menjadi kekalahan kedua bagi tim asuhan Setan Merah sepanjang rangkaian laga pramusim.

Kendati menderita kekalahan, beberapa penggawa MU tetap mendatangi Amorim setelah peluit panjang dibunyikan. Kapten tim Bruno Fernandes menjadi pemain pertama yang menyapa staf kepelatihan serta berbincang singkat dengan juru taktik asal Portugal tersebut.

Langkah Fernandes disusul oleh bek Noussair Mazraoui yang memberikan pelukan hangat kepada Amorim. Pemain lain seperti Luke Shaw, Joshua Zirkzee, Ayden Heaven, Lisandro Martinez, dan Matheus Cunha juga turut menyapa mantan pelatih mereka.

Amorim sebelumnya meninggalkan posisi manajer di Old Trafford pada Januari lalu setelah muncul ketegangan dengan jajaran petinggi klub. Perselisihan memuncak usai kekalahan dari Leeds United di Elland Road ketika Amorim melontarkan kritik terbuka terkait pembagian fokus tugas di internal klub.

Eks pelatih Sporting CP itu belakangan mengakui bahwa masa kepemimpinannya di Manchester United diwarnai berbagai kesalahan dari dirinya sendiri.

"Hal pertama adalah, itu tidak penting lagi. Itulah perasaannya," ujar Amorim.

Ia menambahkan bahwa pengalaman buruk tersebut kini sudah dilewati seiring berubahnya konteks dan fokus tantangan baru.

"Ada sejarah, kemudian sesuatu terjadi, konteks berubah, dan Anda fokus pada tantangan berikutnya. Saya belajar banyak. Akan sulit menunjuk satu hal, tetapi hal penting yang saya tahu dengan jelas adalah saya membuat banyak kesalahan," kata Amorim.

Mantan manajer MU tersebut juga menegaskan bahwa refleksi diri sangat penting untuk proses perkembangannya sebagai juru taktik.

"Ketika Anda melakukan refleksi seperti ini dan memahami bahwa itu bukan hanya kesalahan mereka, tetapi juga kesalahan saya, saya pikir Anda bisa menjadi pelatih dan manusia yang lebih baik," katanya.

Rekor statistik Amorim selama menangani MU di Premier League tercatat sebagai salah satu yang terendah dalam sejarah klub. Ia hanya mencatatkan persentase kemenangan sebesar 32 persen, rasio kebobolan 1,53 gol per laga, dan persentase clean sheet 15 persen.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed