CdM Pantau Pelatnas Tiga Cabang Olahraga di Bali Jelang Asian Games 2026
Tiga tim nasional dari cabang olahraga atletik, skateboard, dan surfing menjalani pemusatan latihan di Bali menjelang gelaran Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Kesiapan para atlet dipantau langsung oleh Chef de Mission Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, pada Kamis (16/7/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Todotua mengawali peninjauan dengan melihat sesi latihan atlet lompat jauh dan jangkit, Maria Natalia Londa, di Sanur. Pemantauan kemudian dilanjutkan ke pemusatan latihan Timnas Skateboard di Kerobokan, Kuta Utara, sebelum diakhiri dengan meninjau persiapan Timnas Surfing di Kuta.
Di sela peninjauan tersebut, tim CdM menyusun strategi terkait akomodasi, mobilisasi, dan skema keberangkatan. Langkah ini diambil untuk memastikan lebih dari 400 atlet yang diproyeksikan tampil mendapatkan dukungan teknis maupun non-teknis secara optimal.
Todotua menegaskan komitmen tim CdM dalam mengawal fokus para atlet selama masa persiapan.
"Kami ingin memastikan atlet dan ofisial bisa bertanding secara optimal di Asian Games. Tugas kami memberikan dukungan terbaik agar mereka bisa fokus meraih prestasi," ujar Todotua Pasaribu, Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026.
Kunjungan langsung ke lokasi pemusatan latihan dinilai penting untuk memahami kebutuhan spesifik setiap cabang olahraga.
"Kami ingin melihat langsung apa saja kebutuhan mereka. Prinsipnya sederhana, kami ingin memastikan semua atlet bisa tampil maksimal saat membawa nama Indonesia," kata Todotua Pasaribu.
Selain memantau pelatnas domestik, pihak CdM telah melakukan peninjauan lokasi ke Nagoya dan Tokyo untuk mengecek kesiapan arena pertandingan. Peninjauan awal menunjukkan bahwa penempatan atlet pada Asian Games 2026 tidak terpusat di satu wisma atlet, melainkan tersebar di sekitar 25 hotel serta opsi penggunaan kapal pesiar sebagai tempat hunian.
Todotua menyoroti sistem akomodasi yang tersebar tersebut sebagai salah satu hal yang perlu diantisipasi.
"Ada athletes village, termasuk menyiapkan kapal pesiar sebagai hunian atlet dan ofisial di Nagoya, tetapi sebagian atlet juga ditempatkan di beberapa hotel. Total ada sekitar 25 hotel yang disiapkan panitia. Ini menjadi tantangan yang harus kami siapkan sejak awal," jelas Todotua Pasaribu.
Untuk menjaga kondisi fisik dan mental atlet, jadwal keberangkatan penerbangan akan diselaraskan agar terhindar dari waktu perjalanan yang terlalu lama atau masa tunggu berlebihan.
"Kami ingin penerbangan atlet seefisien mungkin sehingga mereka punya waktu cukup untuk beristirahat dan beradaptasi sebelum bertanding," ujar Todotua Pasaribu.
Mengenai target medali, Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelumnya menetapkan target 4 medali emas pada Asian Games 2026. Target ini disesuaikan karena beberapa nomor andalan seperti menembak dan dayung tidak dipertandingkan, berbeda dari capaian 7 medali emas pada Asian Games 2023.
Meski demikian, CdM menyatakan optimisme bahwa pemenuhan seluruh sarana pendukung dapat membuka peluang untuk melampaui target pemerintah.
"Kami percaya jika seluruh persiapan dilakukan secara maksimal dan atlet bisa bertanding dalam kondisi terbaik, target yang diberikan pemerintah bukan hanya bisa dicapai, tetapi berpeluang dilampaui," tegas Todotua Pasaribu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow