Mojang Priangan Bungkam Arema FC Women 3-0 dan Amankan Tiket Semifinal
Mojang Priangan berhasil melangkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 kategori U-15. Tim asal Ciamis ini lolos ke babak empat besar dengan menyandang status sebagai juara Grup A.
Kepastian tersebut didapat setelah Mojang Priangan menumbangkan Arema FC Women dengan skor telak 3-0. Pertandingan penentuan ini berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 Juli 2026, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan ini membuat Mojang Priangan mencatatkan hasil sempurna dengan koleksi sembilan poin dari tiga laga tanpa sekalipun kebobolan. Sementara itu, Arema FC Women tetap mendampingi ke semifinal sebagai runner-up grup dengan raihan enam poin.
Laga berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal babak pertama. Mojang Priangan yang langsung mengambil kendali permainan sukses memecah kebuntuan pada menit ke-11 melalui aksi sang kapten.
Nafeeza Ayasha Nori melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang dari Syalia Almira Qisya. Bola yang meluncur deras gagal dihalau lini pertahanan Arema FC Women dan mengubah skor menjadi 1-0.
Hanya berselang lima menit, Mojang Priangan menggandakan keunggulan lewat gol Raisya Novita Amalia. Ia berhasil memotong operan Hafizatul Muharofiah di area pertahanan lawan, lalu melepaskan tembakan melambung yang melewati jangkauan kiper Kanaya Izzati Lathifa.
Memasuki babak kedua, Arema FC Women mencoba melakukan rotasi pemain untuk mengejar ketertinggalan. Namun, strategi tersebut tidak berjalan mulus dan justru dimanfaatkan oleh Mojang Priangan untuk menambah keunggulan.
Melalui skema serangan dari lini tengah, Nafeeza melakukan aksi individu melewati barisan pertahanan lawan. Melihat ruang tembak yang terbuka, ia melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung kiper pengganti, Ayuningtyas Rahmasari, sekaligus menutup laga dengan skor 3-0.
Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa anak asuhnya yang mampu menjalankan taktik dengan baik di lapangan.
“Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting. Saya selalu bilang bermain sepak bola tidak hanya passing atau shooting saja, tapi paham penerapan, sehingga saat ada momen tertentu mereka bisa mengambil keputusan untuk memaksimalkan peluang,” ucap Coach Imam.
Pemain Mojang Priangan, Raisya Novita Amalia, mengekspresikan rasa bahagianya setelah tim tampil gigih dan menunjukkan transisi permainan yang solid dari bertahan ke menyerang.
“Kami saling memberikan support dan motivasi. Komunikasi di lapangan sangat baik untuk melakukan build up serangan. Tadi ada banyak momen, lalu aku scanning dan melihat ruang kosong.
Sebenarnya sempat ragu akan menembak atau passing. Namun, karena yakin, akhirnya bisa cetak gol dan menang,” sebut Caca, sapaan karibnya.
Di pihak lawan, Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi, tidak terlalu merisaukan hasil kekalahan ini. Ia menjelaskan bahwa fokus tim terganggu setelah pemain pilar mereka, Kesya Arabela Manisya Nian, mengalami cedera di awal babak pertama.
“Tadi kami merotasi beberapa pemain untuk memberikan menit bermain agar semua merasakan atmosfer kompetitif yang sama. Namun, absennya kapten kami membuat pressing kurang maksimal dan distribusi bola terhambat," ujar Coach Nanang.
Nanang juga mensyukuri keberhasilan timnya yang tetap mengamankan tiket ke babak empat besar dan akan segera bersiap menghadapi laga berikutnya.
"Alhamdulillah kami bisa melangkah ke partai semifinal. Jadi setelah ini kami akan recovery dan mengevaluasi pertandingan dari Grup B juga untuk memetakan kekuatan,” lanjutnya.
Menghadapi fase gugur, Coach Imam Sujagad menegaskan bahwa Mojang Priangan akan tetap fokus dan berusaha meminimalkan kesalahan demi menjaga rekor tidak kebobolan.
“Kami tidak akan menghindar, tidak akan mengincar. Siapapun lawan kami, kami akan fair, kami akan respect terhadap lawan karena semua yang ada di sini tim terbaik,” tandas Coach Imam.
Lawan bagi kedua tim di semifinal masih menunggu hasil dari pertandingan pamungkas Grup B yang digelar pada Jumat, 10 Juli 2026. Tiga tim yang bersaing memperebutkan tiket tersebut adalah Cipta Cendikia FA, Goal Aksis, dan Scorpion FC.
Putri Surakarta Tutup Turnamen dengan Kemenangan Telak
Pada pertandingan lain di Grup A yang sudah tidak menentukan, Putri Surakarta tampil dominan dan sukses menundukkan Putri Tangsel City Tangerang Selatan dengan skor telak 4-0.
Hasil ini menempatkan Putri Surakarta di posisi ketiga klasemen akhir dengan tiga poin. Di sisi lain, Putri Tangsel City harus menyudahi kompetisi di dasar klasemen setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Putri Surakarta memecah kebuntuan di awal babak kedua melalui gol jarak jauh Ika Wonda dari garis tengah lapangan yang gagal diantisipasi kiper lawan. Skor kembali berubah pada menit ke-34 lewat sontekan Madina Jawahira Putri yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Adinda Resti Widayanti.
Asyifa Sholawa Farizqi membawa Putri Surakarta menjauh menjadi 3-0 setelah memaksimalkan umpan silang Ika Wonda dari sisi kanan. Kemenangan skuad asal Solo ini ditutup oleh gol kedua Ika Wonda yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang.
Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, menegaskan bahwa ajang berskala nasional ini sangat penting bagi para pemain muda untuk menambah jam terbang dan melatih mental bertanding.
“Kami memang dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Meskipun begitu, kami menekankan kepada semua pemain untuk mencari jam terbang di sini. Jadi, semua pemain kami beri kesempatan bermain sesuai kemampuan mereka masing-masing agar bisa mengembangkan diri mereka sendiri," ujar Syachban Yusuf.
Menurutnya, kompetisi ini bisa menjadi wadah pembinaan yang baik agar kemampuan para pemain dapat dilirik oleh pemandu bakat nasional di masa depan.
"Bermain di kompetisi nasional seperti ini pastinya mereka mendapatkan pengalaman yang lebih banyak, jadi secara mental juga akan terlatih. Turnamen seperti Hydroplus Soccer League All-Stars ini, ini menjadi wadah sekaligus tolak ukur untuk tim pembinaan seperti Putri Surakarta untuk diperhitungkan di kancah nasional,” katanya.
Penyerang Putri Surakarta, Ika Wonda, mengaku memiliki motivasi tinggi dalam laga ini karena ingin menarik perhatian jajaran pelatih Timnas Indonesia Putri U-16 untuk ajang Srikandi Merdeka Cup pada Agustus mendatang.
“Pertandingan hari ini lumayan seru, karena lawan sama-sama kuat dan sama-sama tidak mau kalah, syukurlah bisa mencetak gol juga. Meski gagal bawa tim ke semifinal, tapi saya juga punya target untuk bisa lolos pantauan ke Srikandi Merdeka Cup,” ucap jebolan MilkLife Soccer Challenge yang sudah masuk skuad Indonesia untuk Singa Cup 2026 pada November nanti.
Motivasi serupa disampaikan oleh striker Asyifa Sholawa Farizqi yang merasa gembira bisa memberikan kontribusi maksimal di kota kelahirannya sendiri.
“Pertama, yang membuat saya semangat adalah adanya dukungan dari Coach, teman-teman, dan juga orang tua. Kedua, pertandingan ini dimainkan di Kudus, yang merupakan kota kelahiran saya meskipun bermain membela tim luar kota. Dan yang ketiga, adanya tim talent scouting membuat saya terpilih masuk ke Srikandi Merdeka Cup karena itu target saya secara pribadi,” kata penyerang bernomor 11 itu.
| Nama Tim | Poin |
|---|---|
| Mojang Priangan | 9 |
| Arema FC Women | 6 |
| Putri Surakarta | 3 |
| Putri Tangsel City | 0 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow