Manchester United Mundur dari Perburuan Gilberto Mora Akibat Perang Harga
Rencana Manchester United untuk memboyong bintang muda asal Meksiko, Gilberto Mora, dipastikan batal. Manajemen Setan Merah memilih menarik diri dari persaingan karena enggan terlibat dalam perang harga untuk memperebutkan gelandang berbakat tersebut. Seperti dikutip dari Bola yang melansir The Mirror, Kamis (2/7/2026), tim pemantau bakat Manchester United sebenarnya telah mengamati pemain milik Club Tijuana ini selama enam bulan terakhir.
Kinerja Mora juga dipantau secara ketat saat membela negaranya di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 17 tahun tersebut menjadi figur penting yang meloloskan Meksiko ke babak 16 besar turnamen, di mana negara tersebut bertindak sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada. Mora tampil memikat saat membantu Meksiko mengalahkan Ekuador pada babak 32 besar pada Selasa (1/7/2026) pagi WIB.
Akan tetapi, performa gemilang Mora di panggung Piala Dunia 2026 memicu ketertarikan dari banyak pihak. Sejumlah klub raksasa Eropa seperti Manchester City, Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona kini dilaporkan ikut mengincar tanda tangannya.
Pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan enggan terlibat dalam situasi saling sandera harga demi merekrut sang pemain. Padahal, manajemen Setan Merah saat ini masih memprioritaskan kebijakan untuk mendatangkan talenta-talenta muda potensial. Mora sendiri baru saja menandatangani kontrak jangka panjang bersama Club Tijuana. Meski begitu, kesepakatan tersebut mencantumkan klausul pelepasan senilai 20 juta poundsterling yang sengira dirancang untuk mempermudah langkahnya menuju klub elite Eropa.
Kebijakan Finansial yang Ketat
Pemain yang dinaungi oleh agen yang sama dengan Erling Haaland ini mencuri perhatian sejak masuk ke dalam skuad Piala Dunia 2026 Meksiko. Ia tercatat sebagai pemain termuda di turnamen tersebut dan membukukan sejarah sebagai pilar Meksiko termuda yang tampil di Piala Dunia saat debut melawan Afrika Selatan di laga pembuka. Namanya kian meroket setelah mendepak Ekuador di fase gugur. Dalam pertandingan tersebut, Mora menjadi pemain termuda kedua yang menjadi starter di fase gugur Piala Dunia setelah legenda Brasil, Pele, pada edisi 1958.
Kendati Mora dinilai sebagai salah satu prospek paling cerah di dunia, Ratcliffe tetap teguh pada kebijakan transfer yang disiplin. Manchester United konsisten memilih mundur apabila proses negosiasi bergeser menjadi ajang lelang harga. Pada bursa transfer musim panas ini, Setan Merah juga dilaporkan menghentikan perburuan terhadap Elliot Anderson dan Mateus Fernandes akibat enggan membayar nilai transfer yang dianggap kemahalan. Langkah serupa kini diterapkan pada kasus Gilberto Mora, di mana pihak klub enggan membelanjakan dana berlebihan untuk pemain yang baru mencatatkan sekitar 50 penampilan di level senior bersama Club Tijuana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow