Manchester United Bidik Tiga Gelandang Baru pada Musim Panas 2026
Manchester United diperkirakan bakal melakukan perombakan besar-besaran pada sektor lini tengah mereka menjelang musim panas 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat kedalaman skuad di bawah arahan manajer Michael Carrick.
Klub berjuluk Setan Merah tersebut dilaporkan berambisi mendatangkan tiga gelandang baru sekaligus. Penguatan ini dinilai krusial mengingat tim kembali berlaga di kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions.
Kembalinya Manchester United ke panggung Liga Champions memperkuat posisi tawar mereka dalam memikat pemain incaran. Selain itu, manajemen klub juga memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih longgar dibandingkan tahun sebelumnya.
Pakar keuangan sepak bola, Rob Wilson, memproyeksikan Setan Merah memiliki kapasitas belanja yang masif. Klub berpotensi menggelontorkan dana transfer berkisar antara 250 juta hingga 300 juta paun pada bursa transfer kali ini.
Kebutuhan amunisi baru di lini tengah semakin mendesak setelah kepergian Casemiro pada akhir musim. Kondisi tersebut meninggalkan celah besar yang harus segera ditutupi agar tim mampu bersaing di empat kompetisi sekaligus.
Sebagai langkah awal, Manchester United dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk memboyong gelandang Atalanta, Ederson. Seperti dilansir dari Bola, proses kepindahan pemain asal Brasil tersebut kini sudah mendekati fase akhir.
Nilai transfer Ederson diperkirakan menyentuh angka sekitar 37 juta paun, yang sudah mencakup sejumlah bonus tambahan. Kesepakatan personal antara pihak klub dan sang pemain juga dikabarkan tidak menemui hambatan berarti.
Jurnalis The Athletic, Laurie Whitwell, menilai bahwa perekrutan Ederson menjadi indikasi awal dari proyek besar Manchester United. Langkah ini mengonfirmasi rencana klub untuk mendatangkan beberapa pemain tengah lagi.
Kutipan langsung dari Laurie Whitwell dalam kanal YouTube Stretford Paddock memaparkan analisisnya mengenai situasi transfer ini.
"Ya, saya rasa begitu," kata Whitwell.
"Orang bisa saja melihat situasi ini dan berpikir apakah masih ada ruang untuk mendatangkan pemain seharga 100 juta paun, mungkin Elliot Anderson. Namun, menurut saya, yang lebih realistis adalah United akan merekrut tiga gelandang. Itu terasa memungkinkan," ulasnya.
Strategi Harga dan Hubungan Baik dengan Atalanta
Keputusan mendatangkan Ederson di awal bursa transfer dianggap sebagai langkah taktis yang cerdas. Harga pemain tersebut relatif lebih terjangkau karena durasi kontraknya di Atalanta yang menyisakan satu tahun lagi.
Whitwell menjelaskan alasan di balik keputusan manajemen Setan Merah memprioritaskan transfer ini sejak awal.
"Saya kira itulah salah satu alasan mereka bergerak lebih dulu untuk Ederson karena kontraknya hanya tersisa satu tahun. Atalanta harus menjualnya sekarang atau berisiko kehilangan dia secara gratis," jelasnya.
"Jika United datang dengan angka sekitar 30 juta paun ditambah bonus, maka itu bisa menjadi patokan berapa besar dana yang bersedia mereka mengeluarkan untuk seorang gelandang," lanjut Whitwell.
Langkah cepat ini juga menjaga stabilitas harga pasar bagi incaran Manchester United berikutnya. Jika klub menghabiskan dana terlalu besar di awal, tim lain cenderung akan menaikkan harga pemain buruan mereka.
Proses negosiasi ini turut dipermudah berkat kehadiran mantan Direktur Sepak Bola Manchester United, John Murtough, yang kini bekerja di Atalanta.
"I bisa memahami mengapa mereka memilih menyelesaikan transfer ini terlebih dahulu," ujar Whitwell.
"Kesepakatannya lebih sederhana. Ada John Murtough yang dulu menjadi direktur sepak bola United dan sekarang berada di Atalanta."
Hubungan kerja sama yang harmonis antara kedua klub sebelumnya telah terbangun melalui proses transfer Amad Diallo dan Rasmus Hojlund.
"Amad, Rasmus Hojlund... mereka saling memahami cara kerja masing-masing dan bisa membangun kepercayaan untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak."
"Saya pikir karena berbagai alasan itulah, transfer ini dipercepat. Namun, saya tidak yakin dia akan menjadi gelandang bintang pada musim panas ini," ujarnya.
Selain nama Ederson, laporan dari iNews pada Kamis lalu mengonfirmasi bahwa manajemen tim tengah memantau beberapa nama lain. Beberapa gelandang yang masuk dalam radar pengawasan tersebut adalah Mateus Fernandes, Carlos Baleba, dan Sandro Tonali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow