Maarten Paes Antar Ajax Amsterdam Segel Tiket Europa Conference League
Penjaga gawang Ajax Amsterdam, Maarten Paes, berhasil menjadi pahlawan bagi klubnya dalam pertandingan final playoff perebutan tiket Europa Conference League musim 2025/2026. Dikutip dari Bola, kiper Timnas Indonesia tersebut memiliki kontribusi besar dalam memastikan langkah Ajax menuju kompetisi antarklub Eropa untuk musim 2026/2027. Ajax Amsterdam sukses menumbangkan Utrecht melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 (1-1) dalam laga final playoff di Kras Stadion, Volendam, Minggu (24/5/2026) malam WIB.
Skuat Ajax unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Davy Klaassen, namun kemudian disamakan oleh pemain Utrecht, Gjivai Zechiël.
Skor imbang 1-1 terus bertahan hingga waktu normal berakhir, bahkan tidak berubah setelah melalui babak perpanjangan waktu selama dua kali 15 menit, sehingga penentuan pemenang beralih ke adu penalti. Empat eksekutor dari pihak Ajax berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dalam babak adu penalti tersebut.
Sementara itu, Maarten Paes tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan dari dua pemain Utrecht, yakni Sébastien Haller dan Souffian El Karouani. Kemenangan ini membuat Ajax resmi mengamankan tempat di Europa Conference League, yang merupakan kompetisi antarklub Eropa kasta ketiga untuk musim mendatang.
Atas performa konsistennya bersama klub serta Timnas Indonesia sepanjang musim, Maarten Paes juga dinobatkan sebagai kiper terbaik di PSSI Awards 2026 di Jakarta, sedangkan Emil Audero meraih penghargaan penyelamatan terbaik. Kendati tampil heroik dengan mementahkan dua penalti dari eksekutor Utrecht, performa terbaru Maarten Paes tetap mendapatkan penilaian dari pengamat sepak bola Belanda, Mike Verweij. Mike Verweij berpendapat bahwa penampilan Paes sejauh ini masih tergolong biasa saja walau sang kiper baru saja melewati ujian yang cukup berat.
Verweij menilai Ajax Amsterdam tetap memerlukan sosok penjaga gawang utama yang baru dan memproyeksikan Paes sebagai pilihan kedua di tim.
"Paes benar-benar telah diuji habis-habisan akhir-akhir ini," kata Mike Verweij dalam podcast Kick-off De Telegraaf. "Dia juga tidak bermain bagus, perlu ditegaskan. Bahkan muncul artikel yang mengklaim bahwa dia buruk dalam setiap aspek penjaga gawang," lanjut Verweij.
Ajax Berencana Merekrut Penjaga Gawang Baru
Saat ini, Maarten Paes merupakan satu-satunya penjaga gawang dengan kategori senior yang dimiliki oleh Ajax Amsterdam.
Kiper utama Ajax pada musim ini, Vitezslav Jaros, mengalami cedera panjang dan mesti pulang ke Liverpool lantaran masa peminjamannya sudah selesai. Kondisi tersebut melandasi pernyataan Mike Verweij mengenai langkah Ajax yang akan berburu penjaga gawang utama baru untuk menyongsong musim depan.
Walaupun Maarten Paes masih terikat kontrak resmi hingga Juni 2029, dirinya diprediksi tetap akan mengisi bangku cadangan sebagai kiper kedua. "Ajax tidak hanya mencari pelatih baru, tetapi juga seratus persen mencari kiper utama baru," lanjut Verweij.
"Dia bilang harus beradaptasi dengan gaya permainan Ajax. Paes harus melakukan itu. Dia baru saja tiba ketika Jaros mengalami cedera serius. Dia langsung dihadapkan pada situasi sulit dan seringkali semuanya berjalan tidak sesuai rencana," tandas Mike Verweij.
Statistik Performa Maarten Paes Bersama Ajax
Maarten Paes diboyong oleh Ajax Amsterdam dari FC Dallas pada bursa transfer Januari 2026 dengan nilai kesepakatan mencapai Rp26 miliar.
Dirinya mencatatkan penampilan penuh tanpa tergantikan dalam 11 laga pamungkas Ajax di kompetisi Eredivisie. Catatan bermain tersebut bertambah dengan dua pertandingan di babak playoff Conference League ketika Ajax berhadapan dengan Groningen dan Utrecht. Sepanjang penampilannya di Eredivisie, gawang Paes tercatat kebobolan sebanyak 11 kali, namun ia berhasil mengemas lima kali clean sheet.
Maarten Paes mengakhiri musim dengan torehan rata-rata rating sebesar 7,18 per pertandingan, yang menjadi modal positif dalam catatan statistiknya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow