Krisis Real Madrid Memanas Jelang Laga Kontra Barcelona

Smallest Font
Largest Font

Kondisi internal Real Madrid dilaporkan semakin kacau menjelang laga krusial El Clasico akhir pekan ini. Seperti dilansir dari Bola, tim berjuluk Los Blancos tersebut harus melakoni pertandingan kontra Barcelona di Camp Nou dalam situasi ruang ganti yang tidak kondusif. Pertandingan ini menjadi sangat krusial karena Barcelona hanya membutuhkan tambahan satu poin saja untuk mengunci gelar juara liga.

Hasil tersebut sekaligus memastikan Real Madrid menyudahi musim kompetisi tanpa raihan satu pun trofi. Ketegangan di dalam internal klub kian meruncing setelah muncul laporan mengenai insiden perkelahian antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni saat sesi latihan. Kejadian tersebut dikabarkan mengakibatkan Federico Valverde harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

Selain perselisihan tersebut, sejumlah nama pemain lain seperti Antonio Rüdiger, Alvaro Carreras, hingga Kylian Mbappe juga ikut terseret dalam berbagai kontroversi. Rentetan kejadian ini menunjukkan bahwa situasi di dalam skuad Real Madrid kini menjadi semakin sulit untuk dikendalikan.

Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, yang ditunjuk pada Januari lalu untuk menggantikan Xabi Alonso sebenarnya diharapkan mampu meredam gejolak di dalam tim. Namun, kehadiran mantan pemain Madrid tersebut justru belum bisa menghentikan ketegangan yang terus membesar. Laporan dari media Prancis, L'Equipe, mengungkapkan bahwa hubungan antarpemain kini terbelah menjadi dua kelompok yang berbeda. Beberapa pemain bahkan dilaporkan sudah tidak saling bertegur sapa, dan enam pemain di antaranya telah memutus komunikasi dengan sang pelatih.

Saat ini tercatat hanya ada empat pemain yang memberikan dukungan penuh kepada Álvaro Arbeloa di ruang ganti. Keempat pemain yang bertahan membela sang pelatih tersebut adalah Jude Bellingham, Fran García, Vinicius Junior, dan Federico Valverde. Vinicius Junior memang diketahui tidak menyukai metode kepelatihan yang diterapkan oleh Xabi Alonso sebelumnya. Sementara itu, Jude Bellingham dikabarkan merasa tidak nyaman dengan persaingan posisi bersama Arda Guler pada era kepemimpinan Alonso, dan Federico Valverde merasa kecewa karena kerap ditempatkan sebagai bek kanan.

Atmosfer Ruang Ganti yang Tidak Sehat

Pada kubu yang berbeda, Kylian Mbappe bersama deretan pemain asal Prancis lainnya dinilai lebih condong mendukung pendekatan taktis milik Xabi Alonso. Dukungan terhadap Alonso juga datang dari penjaga gawang Thibaut Courtois serta deretan pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu. Friksi antara kelompok pendukung Xabi Alonso dan kelompok yang menginginkannya pergi ternyata tetap bertahan di dalam tim.

Meskipun Xabi Alonso sudah meletakkan jabatannya sejak pertengahan musim, atmosfer yang kurang sehat tersebut belum mampu dibersihkan oleh Álvaro Arbeloa. Jurnalis senior Spanyol, Manolo Lama, turut membeberkan bahwa sejumlah pemain Spanyol yang kerap duduk di bangku cadangan kedapatan mengejek Álvaro Arbeloa. Mereka menyindir sang pelatih dengan sebutan "si kerucut", sebuah julukan yang mengacu pada masa-masa ketika Álvaro Arbeloa masih aktif bermain.

Sebelum resmi meninggalkan klub pada Januari lalu, Xabi Alonso dikabarkan sempat mengutarakan pandangannya mengenai kondisi tim. Skuad Real Madrid saat ini disebut oleh Xabi Alonso sebagai "tim yang mustahil dilatih", sebuah ungkapan yang kini terbukti menggambarkan kenyataan di dalam klub.

Rencana Perombakan Total pada Akhir Musim

Karier Álvaro Arbeloa sebagai juru taktik Real Madrid dilaporkan bakal segera berakhir setelah kompetisi musim ini selesai. Pihak manajemen klub saat ini sudah mulai bergerak aktif untuk mencari sosok pelatih baru yang dinilai mampu membenahi kekacauan internal. Sejumlah nama pelatih papan atas Eropa kini mulai dikaitkan dengan posisi kepelatihan di Real Madrid.

Beberapa nama yang muncul ke permukaan di antaranya adalah Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, Didier Deschamps, hingga mantan pelatih Madrid, José Mourinho. Siapa pun pelatih yang akan ditunjuk nanti dipastikan mengemban beban tugas yang sangat berat di Santiago Bernabéu. Selain dituntut untuk bisa mengendalikan kondisi ruang ganti, pelatih baru tersebut wajib membangun kembali kultur tim yang saat ini dinilai telah rusak.

Langkah perombakan skuad secara besar-besaran juga diprediksi akan segera terjadi pada bursa transfer mendatang. Nama-nama pemain seperti Raul Asencio, Eduardo Camavinga, dan Dani Ceballos dilaporkan telah masuk ke dalam daftar jual klub, sedangkan David Alaba serta Dani Carvajal bakal dilepas dengan status bebas transfer.

Setelah merampungkan pertandingan El Clásico pada akhir pekan nanti, Real Madrid tercatat masih menyisakan tiga laga sisa di kompetisi domestik. Periode musim panas mendatang diyakini akan menjadi momen krusial bagi manajemen klub untuk melakukan evaluasi total dan pembangunan ulang skuad.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed