Komdis PSSI Sanksi Sejumlah Klub, Persija Jakarta Kena Denda Terbesar
Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menerbitkan keputusan terkait daftar sanksi untuk klub serta panitia pelaksana (panpel) pertandingan. Aturan tegas ini menyasar pelanggaran di kompetisi BRI Super League serta Elite Pro Academy (EPA) Super League musim 2025/2026. Hukuman finansial tersebut dijatuhkan sebagai buntut dari pelbagai bentuk pelanggaran regulasi yang terjadi sepanjang bulan Mei 2026.
Data yang dihimpun menunjukkan akumulasi denda terbesar menyasar beberapa tim papan atas tanah air. Seperti dikutip dari Bola, Persija Jakarta menempati posisi teratas sebagai klub yang memperoleh total sanksi denda paling besar. Akumulasi hukuman dari tim senior, kelompok umur U-18, dan U-20 membuat tim berjuluk Macan Kemayoran ini harus membayar total Rp485 juta.
Persik Kediri membuntuti di peringkat kedua dengan catatan denda mencapai Rp360 juta. Komdis menjatuhkan sanksi ini menyusul adanya aksi suporter yang menyalakan flare serta melakukan invasi ke dalam area lapangan pertandingan.
Hukuman berat juga menyasar klub-klub besar lainnya. PSM Makassar tercatat dijatuhi total denda Rp340 juta akibat rangkaian pelanggaran suporter, mulai dari penyalaan flare, petasan, hingga adanya insiden kerusakan dan penjarahan fasilitas di area stadion. Selanjutnya, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp275 juta kepada PSIM Yogyakarta. Sanksi untuk tim ini dipicu oleh pelanggaran yang dilakukan suporter sekaligus masalah pengamanan yang menjadi tanggung jawab panpel pertandingan.
Di sisi lain, empat tim besar yakni Bali United, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persis Solo masing-masing dijatuhi hukuman denda senilai Rp250 juta. Kasus keempat tim ini serupa, yaitu penggunaan petasan dan flare dalam jumlah besar serta aksi masuknya suporter ke lapangan. Semen Padang turut mengantongi sanksi finansial sebesar Rp90 juta. Nominal tersebut merupakan akumulasi dari dua pelanggaran yang terjadi dalam satu pertandingan kala menghadapi Persebaya Surabaya.
Sanksi dengan nominal lebih rendah diberikan kepada Madura United sebesar Rp60 juta dan Malut United FC senilai Rp50 juta.
Hukuman Finansial untuk Panitia Pelaksana
Selain manajemen klub, pihak panitia pelaksana pertandingan juga tidak luput dari tindakan tegas Komdis PSSI. Panpel Malut United dikenakan sanksi denda sebesar Rp50 juta atas kelalaian dalam pertandingan.
Sementara itu, empat panpel klub lainnya, yakni Bali United FC, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, dan PSM Makassar masing-masing dijatuhi denda sebesar Rp40 juta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow