Idrus Mopili Sebut 27 Ketua DPRD Siap Hadiri PENAS XVII di Gorontalo

Smallest Font
Largest Font

Persiapan pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo kian matang menjelang hari pelaksanaan. Kawasan Limboto di Kabupaten Gorontalo kini mulai dipadati aktivitas pembenahan fasilitas pendukung demi menyambut agenda berskala nasional tersebut. Gelaran ini dipastikan menarik perhatian luas dari berbagai daerah di Indonesia.

Dilansir dari Ulanda, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus MT Mopili mengungkapkan bahwa puluhan pimpinan legislatif daerah telah mengonfirmasi kedatangan mereka. Hingga saat ini, sedikitnya terdapat 27 Ketua DPRD dari sejumlah provinsi di Indonesia yang telah menghubungi Idrus untuk memastikan diri hadir pada pembukaan PENAS XVII. Informasi tersebut didapatkan saat memantau kesiapan lokasi kegiatan pada Rabu, 17 Juni 2026.

"Saya perlu informasikan bahwa sudah ada 27 ketua-ketua DPRD yang menghubungi saya untuk datang di Gorontalo. Apa yang disampaikan oleh Pak Bupati bahwa ini sebuah anugerah, saya kira pada tanggal pelaksanaan itu seluruh mata Indonesia akan tertuju di Gorontalo," kata Idrus.

Antusiasme tinggi para pimpinan DPRD ini dinilai menegaskan posisi strategis Gorontalo di panggung nasional. Kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan momentum berharga yang harus dimanfaatkan untuk mengenalkan potensi daerah kepada ribuan tamu yang akan datang. "Ini sebuah kebanggaan bagi kita semua. Oleh karenanya kita patut berbangga dan mengamankan seluruh tamu-tamu yang akan datang di Gorontalo," ujarnya.

Idrus juga mengingatkan masyarakat bahwa citra daerah di tingkat nasional turut ditentukan oleh kesan yang dibawa pulang oleh para tamu. Seluruh elemen warga diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan penuh keramahan. Peninjauan lapangan yang dilakukan pemerintah daerah berfokus pada kesiapan akhir sarana prasarana. Aspek utama yang diperiksa meliputi sistem pengamanan, aksesibilitas, pengaturan arus lalu lintas, hingga dukungan pelayanan publik.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memberikan apresiasi atas kontribusi semua pihak dalam mempersiapkan acara ini. Keberhasilan agenda besar tidak dapat dicapai secara mandiri oleh pemerintah, melainkan butuh sinergi dengan masyarakat dan dunia usaha. Gusnar menjelaskan bahwa PENAS XVII dirancang menjadi wadah strategis bagi pertukaran gagasan serta inovasi pada sektor pertanian dan perikanan.

Rangkaian acara yang disiapkan mencakup pameran teknologi, pertemuan asosiasi, pertunjukan seni budaya, hingga studi banding. Dampak pelaksanaan kegiatan berskala besar ini juga mulai menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar Limboto. Aktivitas usaha lokal seperti penyewaan homestay, penyedia transportasi, kuliner, dan jasa pendukung lainnya mencatatkan peningkatan permintaan.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed