Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai tahap ketiga untuk periode Juli hingga September 2026, seperti dilansir dari Id. Penyaluran bantuan triwulan III ini resmi dimulai sejak 20 Juli 2026 setelah Kemensos merampungkan pemutakhiran data penerima.
Proses penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang disusun oleh Badan Pusat Statistik. Sistem ini memverifikasi ulang seluruh data guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
Hasil pemutakhiran DTSEN menentukan kelayakan penerima bantuan secara mendetail. Keluarga Penerima Manfaat yang masih memenuhi syarat akan terus menerima bansos, sedangkan penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria resmi dihentikan. Di sisi lain, masyarakat baru yang lolos proses verifikasi dimasukkan sebagai penerima baru.
Acuan penyaluran bantuan sosial kini sepenuhnya menggunakan indikator DTSEN BPS. Indikator evaluasi tersebut mencakup kondisi ekonomi keluarga, status pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan aset dari setiap calon penerima.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan 16 digit NIK KTP dan kode verifikasi. Jika terjadi perubahan kondisi ekonomi atau ketidaksesuaian data, pembaruan dapat diajukan secara berjenjang melalui pemerintah desa, Dinas Sosial, atau Aplikasi Cek Bansos untuk divalidasi BPS.
Selain memberikan bantuan tunai, Kemensos juga memperluas program pemberdayaan ekonomi dengan menyasar lebih dari 150 ribu KPM. Program ini meliputi pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, dan bantuan aset produktif guna mendorong kemandirian masyarakat.
Pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto turut menekankan pentingnya integrasi data lintas instansi demi meningkatkan akurasi penyaluran. Saat ini Kemensos juga tengah menguji skema penyaluran melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai alternatif selain bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow