Hp Xiaomi Keluaran Tahun 2018 Ini Masih Layak Pakai Di Tahun 2026

Smallest Font
Largest Font

Menemukan ponsel berumur delapan tahun yang masih sanggup menjalankan aplikasi modern tanpa kendala berat bukanlah perkara mudah saat ini.

Saya sengaja membongkar laci meja kerja dan kembali memasang kartu SIM ke dalam hp xiaomi mi 8 untuk membuktikan kemampuannya.

Sebagai hp xiaomi keluaran tahun 2018, perangkat ini awalnya diluncurkan untuk merayakan ulang tahun kedelapan perusahaan asal Shenzhen tersebut.

Ekspektasi saya rendah, namun realitanya performa harian ponsel gaek ini sukses membuat saya terkejut sekaligus bernostalgia.

Saat pertama kali saya genggam kembali, impresi kemewahan materialnya langsung terasa sangat kental di telapak tangan.

Ponsel dengan nomor model M1803E1A ini mengandalkan rangka aluminium seri 7000 yang sangat kokoh dan solid.

Bagian depan dan belakangnya sudah dilapisi kaca pelindung berkekuatan tinggi generasi ke-5 yang membuatnya tahan goresan halus.

Dimensi fisiknya berada di angka 154.9 mm x 74.8 mm x 7.6 mm dengan berat mencapai 175 gram.

Genggaman ponsel ini terasa sangat pas dan seimbang, tidak terlalu ringan namun memberikan kesan padat yang meyakinkan.

Bobot 175 gram ini membuat tangan saya tidak cepat lelah ketika harus mengetik pesan panjang atau berselancar di media sosial.

Ketebalan yang hanya 7.6 mm juga membuatnya sangat mudah diselipkan ke dalam kantong celana jins yang ketat sekalipun.

Namun, layarnya yang memiliki poni atau notch lebar ala ponsel papan atas zaman dulu terlihat sangat mencolok.

Apakah desain poni lebar ini masih bisa diterima oleh mata kita yang sudah terbiasa dengan layar punch-hole terkini?

Layar AMOLED Cerah Namun Terganggu Poni Lebar Masalalu

Layar panel AMOLED pada perangkat ini masih mampu menyajikan reproduksi warna hitam yang sangat pekat dan kontras tinggi.

Menonton video streaming resolusi tinggi di kamar yang redup memberikan pengalaman visual yang sangat memanjakan mata.

Sayangnya, poni lebar di bagian atas layar memakan ruang yang cukup besar sehingga memotong estetika tampilan aplikasi video.

Poni besar tersebut sebenarnya memuat modul pemindai wajah berbasis inframerah yang bekerja sangat cepat bahkan dalam kondisi gelap gulita.

Sistem biometrik inframerah ini jauh lebih aman dan responsif jika dibandingkan dengan pemindai wajah standar berbasis kamera depan.

Meskipun demikian, area bar notifikasi menjadi sangat terbatas sehingga ikon aplikasi yang masuk sering kali tersembunyi.

Mari kita bedah lebih dalam mengenai jeroan mesin yang menjadi motor utama dari performa ponsel legendaris ini.

Gua Cobain HP Flagship Xiaomi 8 Tahun lalu - Xiaomi Mi 8 ! | witechid

Dapur Pacu Snapdragon 845 yang Masih Perkasa Melibas Aplikasi Harian

Jantung mekanis spesifikasi mi 8 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 845 yang dipadukan dengan konfigurasi memori internal yang bervariasi.

Ketika saya menguji performanya untuk membuka aplikasi harian seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, transisinya terasa sangat mulus.

Chipset kelas atas dari masa lalu ini ternyata masih memiliki taji yang cukup tajam untuk bersaing dengan chipset kelas menengah bawah zaman sekarang.

Berdasarkan data teknis dari GSM Arena, berikut adalah tabel spesifikasi utama yang diusung oleh perangkat flagship lawas ini.

Spesifikasi Teknis Utama Xiaomi Mi 8
Komponen SpesifikasiDetail Teknis Perangkat
Chipset UtamaQualcomm Snapdragon 845
Material RangkaAluminium Seri 7000
Pelindung KacaGenerasi Ke-5
Berat Total175 gram
Dimensi Panjang154.9 mm
Dimensi Lebar74.8 mm
Dimensi Tebal7.6 mm

Melihat data di atas, racikan komponen yang ditawarkan memang murni standar perangkat kasta tertinggi pada masa peluncurannya.

Pengalaman bermain game kompetitif ringan seperti Mobile Legends juga masih bisa dijalankan pada pengaturan grafis tinggi dengan lancar.

Namun, suhu hangat akan mulai terasa di area bodi belakang kaca setelah penggunaan intensif selama tiga puluh menit.

Peningkatan suhu ini tergolong wajar mengingat sistem pendinginan internalnya belum secanggih sistem vapor chamber pada ponsel modern.

Lalu, bagaimana dengan urusan manajemen penyimpanan file dan dokumen yang sering kali menjadi kendala utama ponsel berumur panjang?

Keterbatasan Storage dan Pertanyaan Klasik Mengenai Memori Tambahan

Banyak calon pengguna berburu ponsel sekunder sering melempar pertanyaan seperti "apakah xiaomi mi 8 ada slot memori eksternal" di forum teknologi.

Saya harus menegaskan secara langsung bahwa ponsel ini sama sekali tidak memiliki slot kartu microSD untuk ekspansi memori.

Anda harus puas dengan kapasitas penyimpanan internal bawaan pabrik yang Anda pilih sejak awal membelinya.

Absennya memori eksternal ini mengharuskan saya untuk lebih bijak dan rajin dalam mengelola file serta rutin membersihkan cache.

Untuk menyiasatinya, saya memanfaatkan layanan penyimpanan awan guna mencadangkan foto-foto lama agar memori internal tidak cepat penuh.

Keputusan memangkas slot memori eksternal ini tampaknya sengaja diambil demi menjaga kecepatan baca data internal yang lebih optimal.

Kehilangan slot memori bukan satu-satunya kompromi yang harus Anda terima jika ingin memelihara ponsel ikonik ini.

Sektor Audio dan Solusi Unik Mengatasi Hilangnya Lubang Jack Lama

Pertanyaan lain yang tidak kalah sering muncul dari para pengguna baru adalah "colokan headset xiaomi mi 8 di mana" berada.

Jawabannya adalah ponsel ini tidak menyediakan lubang audio jack 3.5 mm khusus yang biasa Anda temukan di ponsel murah.

Anda wajib menggunakan dongle konverter USB Type-C ke audio jack atau langsung beralih menggunakan earphone nirkabel berbasis bluetooth.

Saya pribadi lebih memilih menggunakan earphone bluetooth karena jauh lebih praktis dan tidak merepotkan ketika ponsel sedang diisi daya.

Kualitas audio dari speaker tunggal di bagian bawah bodi sebenarnya cukup lantang, namun suaranya cenderung cempreng pada volume maksimal.

Absennya lubang audio jack ini memang menjadi tren yang mulai menjamur sejak hilangnya port tersebut di beberapa lini flagship.

Bagi Anda yang menyukai nostalgia produk, ada baiknya melihat komparasi singkat dengan sang pendahulu langsungnya.

Evolusi Nyata dari Pendahulu dan Mengapa Perubahannya Sangat Masif

Melihat ke belakang, terdapat perbedaan yang sangat mencolok jika kita membahas tentang beda xiaomi mi 8 dan mi 6.

Pendahulunya, Mi 6, masih menggunakan aspek rasio layar tradisional 16:9 dengan tombol fisik home yang merangkap pemindai sidik jari.

Sementara itu, penerusnya melompat jauh menggunakan layar penuh beraspek rasio modern lengkap dengan poni lebar untuk sensor inframerah.

Sektor kamera juga mengalami peningkatan kualitas sensor yang signifikan berkat optimalisasi kecerdasan buatan yang lebih matang.

Ukuran layar yang membengkak memberikan kepuasan navigasi yang jauh lebih baik untuk menikmati konten multimedia masa kini.

Perubahan radikal ini menandai arah baru kebijakan desain pabrikan dalam mengejar ketertinggalan tren kompetitor global mereka.

Namun, setelah membahas semua kemampuannya, kita tidak boleh melupakan aspek kelemahan utama dari ponsel yang menua ini.

Menimbang Sisi Kelebihan Kekurangan Xiaomi Mi 8 Sebelum Memboyongnya

Keunggulan utama ponsel ini terletak pada performa tangguh, kualitas layar AMOLED, serta build quality material kaca dan aluminium premiumnya.

Urusan fotografi juga masih bisa diandalkan berkat modul kamera ganda yang didukung fitur stabilisasi gambar optik.

Sisi kelemahan yang paling terasa adalah daya tahan baterai berkapasitas 3400 mAh yang sudah mengalami penurunan performa alami.

Berdasarkan pengalaman saya, baterai ponsel ini hanya bertahan sekitar empat hingga lima jam untuk penggunaan screen on time standar.

  • Performa chipset premium Snapdragon 845 masih sangat responsif.
  • Layar AMOLED dengan kontras tinggi nyaman untuk menonton video.
  • Kualitas bodi premium menggunakan rangka aluminium kokoh.
  • Kapasitas baterai tergolong kecil untuk standar penggunaan modern.
  • Tidak ada slot memori eksternal dan lubang audio jack bawaan.
  • Dukungan pembaruan sistem operasi resmi dari pabrikan sudah lama dihentikan.

Faktor ketiadaan pembaruan keamanan sistem operasi juga membuat Anda harus lebih waspada saat bertransaksi keuangan.

Ponsel ini mentok di versi Android lama, sehingga beberapa aplikasi perbankan terbaru mungkin akan menolak untuk dijalankan.

Membeli ponsel ini sebagai perangkat utama sangat tidak disarankan karena keterbatasan daya tahan baterai dan ekosistem software.

Namun, jika Anda mencarinya sebagai ponsel cadangan untuk kebutuhan media sosial ringan, perangkat ini menawarkan nilai kemewahan bodi yang sulit ditandingi oleh ponsel murah baru berbodi plastik.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed