Harry Maguire Ungkap Ruben Amorim Nyaris Jual Kobbie Mainoo

Smallest Font
Largest Font

Bek Manchester United, Harry Maguire, mengungkapkan bahwa mantan manajer timnya, Ruben Amorim, hampir melakukan kesalahan fatal dengan mendepak gelandang muda Kobbie Mainoo dari Old Trafford, seperti dilansir dari Bola pada Selasa (23/6/2026).

Kebijakan Amorim yang kerap meminggirkan Mainoo memicu perdebatan luas sepanjang masa jabatannya. Sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, taktik formasi 3-4-2-1 milik pelatih asal Portugal tersebut dinilai tidak sesuai dengan karakter skuad Setan Merah.

Akibat performa tidak konsisten, Manchester United terpuruk di peringkat ke-15 Premier League musim 2024/2025 dan gagal menjuarai final Liga Europa setelah ditumbangkan Tottenham Hotspur. Ketegangan internal memuncak setelah hasil imbang melawan Leeds United yang berujung pada pemecatan Amorim, sebelum posisinya digantikan oleh Michael Carrick.

Melalui sebuah wawancara di podcast The Rest is Football di Netflix, Maguire membeberkan alasan di balik minimnya kesempatan bermain bagi Mainoo selama era kepelatihan Amorim.

"Saya rasa semuanya berawal dari sistem permainan yang kami gunakan. Kami bermain dengan dua gelandang di tengah dan dia ingin Bruno Fernandes menjadi salah satu dari dua pemain itu," ujar Harry Maguire, Bek Manchester United.

Maguire menambahkan bahwa Amorim lebih memilih gelandang dengan karakteristik murni untuk mendampingi kapten tim, sementara Mainoo yang masih berusia muda dianggap belum matang untuk peran tersebut.

"Menurut saya, dia menginginkan seorang gelandang bertahan murni untuk bermain di samping Bruno. Saat itu Kobbie masih muda, kurang berpengalaman, dan belum sepenuhnya memahami peran tersebut." kata Harry Maguire, Bek Manchester United.

Lebih lanjut, bek berusia 33 tahun itu menilai masa depan Mainoo di Old Trafford akan terancam seandainya pergantian manajer tidak segera dilakukan oleh manajemen klub.

"Jika Ruben masih menjadi manajer sekarang, kemungkinan besar Kobbie sudah dijual dan sedang mencari klub baru," tutur Harry Maguire, Bek Manchester United.

Maguire menegaskan kepemilikan pemain asli didikan akademi seperti Mainoo merupakan aset krusial jangka panjang untuk mengembalikan kejayaan Setan Merah.

"Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Dia anak Manchester, berkembang dari akademi klub, dan kami membutuhkan pemain seperti itu untuk membawa Manchester United melangkah maju dalam 10 tahun ke depan," kata Harry Maguire, Bek Manchester United.

Performa impresif Mainoo sendiri langsung kembali terlihat setelah Michael Carrick menempatkannya lagi di skuad utama, hingga sang pemain berhasil menembus skuad tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Amorim kini telah resmi melatih AC Milan di Italia untuk menggantikan Massimiliano Allegri.

"Saya berharap dia tetap berada di klub selama 10 tahun ke depan karena dia memiliki kemampuan untuk melakukannya." kata Harry Maguire, Bek Manchester United.

Advertisement
Scroll To Continue with Content
Follow indonesiakita.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed